“RASIS”

<Minggu, 13 Agustus 2013 OOR 15:19>

Sepasang suami isteri berselisih paham mengenai masalah kucing. Karena rumah mereka sering didatangi tikus yang berasal dari got di depan rumah. Akibatnya, banyak barang di rumah yang rusak ataupun hilang karena dimakan oleh binatang pengerat yang berbulu gelap.

Untuk mengatasi masalah ini, mereka sepakat untuk memelihara seekor kucing. Berharap dengan kehadiran kucing di dalam rumah, akan membuat tikus ketakutan dan lari meninggalkan rumah.

Saat berada di toko hewan yang menyediakan aneka jenis kucing dan beragam warna, kedua pasang suami isteri ini mulai menunjukkan gelagat perselisihan.

Karena memiliki kulit yang gelap, sang suami berniat memilih kucing berwarna hitam. Sebaliknya sang isteri ingin membeli kucing berwarna putih karena kebetulan memiliki warna kulit putih bersih. Walaupun mereka berusaha untuk berdiskusi satu sama lain, namun tidak juga didapatkan kata sepakat. Masing-masing mengeluarkan argumen yang tidak ingin dibantah. Mempertahankan pendapatnya tanpa niat mengalah sedikitpun. Ego dan mau menang sendiri.

Sang suami : "Pokoknya warna bulu kucing harus sewarna dengan warna kulitku. Saya tidak sudi jika berwarna yang lain…"

Sang isteri menyolot : "Saya lebih tidak sudi, jika berwana hitam. Jelek dan tidak menarik. Pokoknya saya mau yang putih…"

Akhirnya mereka gagal menemukan kata sepakat. Kucing yang diharapkan dapat mengusir atau menangkap tikus, tidak juga terbeli. Hingga di dalam mabil, mereka masih tetap bersitegang. Sepanjang perjalanan pulang, terus menerus berdebat kusir.

Setelah sekian lama bersitegang, sang suami berinisiatif mengajak isterinya menjumpai Opung Toba, seorang guru spiritual yang terkenal arif bijaksana. Sang isteri mengiyakan.

Sesampainya di kediaman Opung Toba, sang suami menceritakan semua permasalahan yang terjadi. Opung Toba mengangguk-angguk tersenyum mendengarnya.

Opung Toba : "Sekarang saya mengerti apa yang menjadi penyebab pertengkaran kalian. Saya ingin bertanya, apa tujuan utama kalian memelihara seekor kucing?"

Kedua pasangan suami isteri itu serentak menjawab : "Untuk mengusir dan menangkap tikus…!!!"

Opung Toba : "Nah, jika demikian adanya, apa hubungan tikus dengan warna kucing? Gak ada khan? Warna hanya untuk penampilan belaka. Yang sesungguhnya kalian butuhkan adalah kucing yang sehat, kuat, gesit, cekatan dan tidak pemalas, bukan?"

Keduanya menganggukkan kepala tanda setuju dengan apa yang disampaikan Opung Toba.

Opung Toba melanjutkan : "Kalau begitu, carilah kucing yang memiliki kriteria di atas. Jangan memilih penampilan atau warna bulunya. Masak ke binatang aja kalian demikian rasis? Harus sewarna dengan warna kulit kalian. Jangan-jangan… kalian juga bertindak demikian bodoh, sama rasisnya kepada manusia lain…"

Sobatku yang budiman…

Kita boleh mencari partner atau seseorang yang dianggap mampu meringankan pekerjaan kita. Pilihlah yang memiliki kemampuan, jangan memilih karena segolongan, sesuku, seagama, seiman atau yang memiliki warna kulit yang sama.

Jika sama dengan kita, namun malah merugikan atau menyusahkan kita, apakah kita mau…?

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #nasehatopungtoba Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in NASEHAT OPUNG TOBA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s