“MENILAI DIRI SENDIRI”

<Kamis, 03 Agustus 2017 OOR 07:06>

Kita tidak akan pernah bisa menilai diri sendiri sebab kita tidak dapat melihat kekurangan dan kelemahan diri secara objektif. Hanya orang lain yang sanggup melakukannya.

Seringkali kekurangan dan kelemahan diri ditutupi oleh sifat sombong, egois dan tidak mau kalah dibandingkan dengan orang lain. Merasa rendah jika harus menunjukkan kelemahan tersebut di depan orang banyak. Lantas menutupinya dengan perbuatan yang seolah-olah kita adalah orang hebat.

Orang lain tidak akan pernah bisa memperbaiki kekurangan dan kelemahan kita sebab mereka tidak memiliki akses untuk masuk ke dalam pikiran kita. Hanya kita sendiri yang mampu melakukannya.

Mereka hanya dapat memberikan nasehat dan masukan. Namun untuk memperbaiki semua kekurangan itu, amat bergantung kepada niat, kemauan dan tekad dari dalam hati. Bagaimana mengubah kekurangan menjadi kelebihan, mengubah negatif menjadi positif dan mengubah keburukan menjadi kebaikan.

Sobatku yang budiman…

Marilah kita senantiasa melihat ke dalam sanubari terdalam, apakah kita sudah melakukan hal terbaik dalam hidup ini? Tulus atau munafik? Ikhlas atau hanya sekadar pencitraan?

Saat orang lain memberikan masukan atau kritikan, jangan marah atau emosi. Jangan langsung membantah tanpa berpikir dengan hati tenang, barangkali saja apa yang yang disampaikan itu benar adanya. Jangan pula menjadi apatis dan pura-pura tidak mendengar, bersikap cuek dan tidak mau tahu.

Cobalah melakukan introspeksi diri dan benahi apa yang tidak benar. Semua masukan itu pasti akan memajukan kita dan membuat hidup kita menjadi lebih baik.

Orang baik dengan kebaikannya akan memberikan kebahagiaan.
Orang jahat dengan kejahatannya akan memberikan pengalaman.
Orang terbaik pasti akan memberikan kenangan.
Orang terjahat pasti akan memberikan pelajaran.

Jangan bermimpi menemukan kedamaian, jika kita tidak dapat memupuk kesabaran melalui kekecewaan dan sakit hati.

Jangan berharap menemukan kesempurnaan, jika kita tidak berniat memperbaiki diri melalui kesalahan dan kekhilafan.

Jangan berangan-angan menemukan kebahagiaan, jika kita tidak mau bersyukur dan berterima kasih atas segala anugerah yang telah tersedia di depan mata.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #menilaidirisendiri Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in RENUNGAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s