“GELAR SARJANA”

<Kamis, 20 Juli 2017 OOR 13:20>

Suatu ketika, Abece pernah diledek oleh temannya, Sutet yang telah berhasil menamatkan kuliah S2 di luar negeri dengan menyandang titel mentereng di depan dan dibelakang namanya.

Saat berkunjung di rumah Sutet, di depan pagar halamannya, tergantung sebuah plang nama yang terbuat dari ukiran kayu jati. Tertulis : "Ini Rumah IR. SUTET MANUKWAWALI, MSC"

Abece bingung dengan istilah singkatan gelar yang menyertai nama Sutet. Heran karena hanya ada beberapa huruf saja.

Abece : "Bro, sebenarnya kepanjangan IR dan MSC itu apaan sich…? Saya kok belum pernah dengar…?"

Sutet : "IR itu adalah singkatan dari kata Insinyur, sebuah gelar strata satu (S1) yang diperoleh di Indonesia. Itupun sekarang tidak digunakan lagi, diganti dengan Sarjana Teknik (ST), Sarjana Pertanian (SP), dan lain-lain, sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari. Sedangkan MSC itu singkatan dari Master of Science, gelar strata dua (S2) yang saya peroleh dari universitas di Amerika. Keren bukan…?"

Abece : "Memangnya bisa suka-suka kita menambahkan gelar di depan maupun di belakang nama kita…"

Sutet : "Boleh saja, asalkan kita benar-benar sudah tamat kuliah dan memperoleh ijazah tanda kelulusan…"

Abece : "Oh begitu yah… Makin pusing diri eike mendengar penjelasanmu…"

Karena terus dihina dan dikata-katai oleh Sutet, ditambah lagi dengan begitu banyak tetangganya yang menambahkan gelar sarjana di papan nama rumahnya, membuat Abece merasa malu dan rendah diri. Gengsinya turun jika tidak menggunakan gelar sarjana di depan atau di belakang namanya.

Abece tidak mau kalah dan membuat sebuah papan nama besar dengan warna mencolok. Setiap huruf diberikan warna merah, kuning, hijau, merah jambu, ungu dan coklat, secara selang seling. Papan nama tersebut terlihat begitu norak dan tidak lazim. Selalu menjadi pusat perhatian bagi setiap orang yang melewati rumah Abece.

Tulisannya juga besar kecil, sesuai selera Abece. Huruf konsonan ditulis dengan huruf besar dan huruf vokal ditulis dengan huruf kecil. Bagi sebagian orang, papan itu sangat lebay, kampungan dan menjadi papan nama terjelek yang pernah ada di muka bumi.

"iR. aBeCe WaKGaNTeNG, SH, MM, M. KeS, MBa". Begitulah tulisan yang tertera di papan nama yang tergantung di tembok rumah Abece.

Suatu hari, Sutet berkunjung ke rumah Abece dan melihat papan nama unik yang bertuliskan nama Abece, lengkap dengan gelar-gelar akademiknya. Dia merasa Abece tidak mungkin dapat memperoleh gelar sarjana sebanyak itu dalam waktu singkat.

Sutet : "Bro, kok gelar kamu banyak banget…? Emangnya kamu pernah kuliah…"

Abece : "Belum lah bro… Sssttt, semua gelar itu punya singkatan masing-masing…"

Sutet : "Hah…? Singkatan apa?"

Abece tersenyum tanpa dosa : "Ini Rumah, ABECE WAKGANTENG, Setiap Hari, Mondar Mandir, Mencari Kerja Sampingan, Mohon Bantuan Alakadarnya."

Sutet : "Owalah… Ada-ada aja kamu, bro…"

Gubrakkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu #abece #gelarsarjana Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

One Response to “GELAR SARJANA”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s