“MENGHARGAI ORANG SUKSES”

<Rabu, 19 Juli 2017 OOR 12:31>

Semua orang memimpikan kesuksesan dalam hidupnya. Namun banyak yang masih membelenggu pikirannya dengan perilaku yang menjauh dari kata sukses. Melakukan perbuatan yang berseberangan dengan kebiasaan orang sukses.

Bukannya bergaul dengan orang sukses, kita malah menghindari mereka. Bukan hanya menghindari saja, bahkan mencemburui, membenci dan memusuhi mereka. Dalam hati, kita bergumam : "Mereka tidak pantas untuk sukses. Mereka kejam dan pelit. Sayalah yang seharusnya menjadi orang sukses, bukan mereka…"

Kita lebih senang membaurkan diri dengan mereka yang suka menggosipkan kehidupan orang lain. Berkumpul dengan mereka yang kerjanya hanya mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain agar memiliki "amunisi" untuk membully atau menghancurkan kesuksesan orang lain. Mencari cara untuk merusak kebahagiaan orang lain. Inikah yang dicari dalam hidup ini? Apakah perbuatan ini diajarkan oleh agama?

Di sekitar kita banyak orang yang sudah mencapai kesuksesan, sukses dalam kehidupan rumah tangga maupun sukses dalam pekerjaan. Lantas bagaimana kita menyikapi keberhasilan mereka di saat kita merasa belum sesukses mereka?

Jalan satu-satunya adalah bergaullah dengan orang sukses. Jangan minder atau rendah diri. Berusahalah untuk memetik pelajaran dari mereka. Lihatlah bagaimana perjuangan mereka memulai dari titik nol hingga berhasil mencapai kesuksesan. Bertanyalah dan seraplah ilmu yang mereka terapkan dalam kehidupan mereka. Banyak-banyaklah membaca biografi orang-orang sukses, sebagai motivasi dan inspirasi dalam menjalankan kehidupan kita.

Sobatku yang budiman…

Parameter ukuran kesuksesan berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang merasa sukses setelah memiliki mobil, mempunyai rumah atau memiliki usaha dengan mempekerjakan banyak orang. Ada yang menilai kesuksesan dari kemampuan membina hubungan rumah tangga yang harmonis dan langgeng hingga lanjut usia. Ada yang merasa sukses setelah memiliki sederetan gelar memanjang di depan dan di belakang namanya.

Namun, yang harus diingat bahwa untuk mencapai semua kesuksesan itu diperlukan perjuangan yang tidak kenal lelah, pengorbanan yang tidak sedikit dan keikhlasan menjalani semua proses (terutama derita dan sakit) untuk menuju puncak kesuksesan.

Bagi yang merasa belum sukses, jangan iri, dengki, membenci dan memusuhi orang sukses. Jika kita melakukan hal negatif di atas, maka sebenarnya kita tidak akan pernah menjadi orang sukses.

Kita pasti tidak ingin dimusuhi orang lain. Jika kita memusuhi orang sukses, maka secara tidak langsung, kita tidak akan menjadi orang sukses. Sebab saat kita sudah sukses, maka kita akan dibenci oleh orang, seperti kita membenci orang sukses. Inilah analogi sederhana, bahwa orang yang menebar kebencian dan permusuhan kepada orang sukses, maka dia tidak akan pernah menjadi orang sukses.

Marilah kita ubah paradigma cara berpikir yang salah, yang selalu membenci atau memusuhi orang sukses. Hargailah orang sukses dan rasakan bagaimana bahagianya menjadi orang sukses. Dengan demikian, sesungguhnya kita telah membuka jalan menuju orang sukses.

Sukses yang bermartabat dan disenangi oleh orang lain. Sukses yang membawa berkah bagi orang lain. Sukses yang menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin menjadi orang sukses.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #kesuksesan #orangsukses Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in RENUNGAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s