“MASALAH ADALAH HADIAH”

<Senin, 10 Juli 2017 OOR 07:28>

Saat kita menganggap masalah itu sebagai beban, maka kita akan membuangnya sejauh mungkin hingga lenyap dari pandangan. Mungkin saja berhasil, namun tidak jarang justru timbul masalah baru karena masalah yang kita buang mengenai orang lain. Bagaikan sampah, maka orang itu akan mengembalikan masalah itu kepada kita, disertai dengan beragam sumpah serapah dan caci maki karena ulah kita membuang masalah ke sembarangan tempat.

Saat kita menganggap masalah itu sebagai rintangan, maka kita akan melompatinya. Mungkin saja berhasil namun tidak jarang justru menimbulkan masalah baru karena “lompatan” kita kurang tinggi dan menyerempet benda-benda lain di bawahnya.

Saat kita menganggap masalah itu sebagai halangan, mungkin kita akan berjalan berputar untuk menghindarinya. Berlari menjauh sejauh mungkin agar tidak mengganggu hidup kita. Mungkin berhasil sejenak, namun tidak jarang justru menimbulkan masalah baru karena rugi tenaga dan waktu. Jika benar masalah itu hilang dari hidup kita, itu bagus. Namun sebaliknya jika masalah itu tetap mengejar kita dan semakin bertambah besar, maka apa yang kita lakukan adalah sebuah kesia-siaan.

Saat kita menganggap masalah itu sebagai ujian yang wajib dilalui, maka kita akan menghadapinya dan berusaha untuk mengatasinya. Mungkin saja berhasil namun tidak jarang harus menghadapi kegagalan. Kita diwajibkan untuk mengulang dan terus mengulang hingga berhasil melewati “passing grade”. Di sinilah kita akan merasakan suatu kebosanan, bosan karena selalu gagal dan gagal. Jika tidak kuat mental, akan mengalami gagal hidup alias depresi.

Namun, saat kita menganggap masalah itu sebagai kado yang berhadiahkan sesuatu yang berguna dalam hidup ini, maka kita pasti akan menerima masalah itu dengan sukacita dan penuh rasa syukur. Dengan memperlakukan masalah sebagai hadiah terindah, maka tidak lagi ada kata gagal dalam hidup kita. 

Sobatku yang budiman…

Sesungguhnya masalah itu adalah deretan anak tangga menuju puncak kesuksesan. Setapak demi setapak, selangkah demi selangkah kita akan naik ke level yang lebih tinggi.

Untuk itu, jangan membuang, melompati atau menghindari masalah karena hal itu tidak akan berujung. Hidup ini akan selalu dihiasi oleh sejuta masalah, baik itu ringan maupun yang berat. Hadapi dan terimalah masalah yang ada dengan penuh syukur, sebab manusia yang tidak memiliki masalah dalam hidup ini adalah manusia yang tidak berakal alias orang gila.

Satu lagi, masalah itu sebenarnya adalah sumber inspirasi, bahan introspeksi diri dan dapat menjadi kekuatan maha dahsyat bagi kita menuju ke puncak kesuksesan.

Tanpa masalah, kita tidak layak dan tidak pantas berada di jalur kesuksesan. Terimalah masalah itu sebagai hadiah dan anugerah. 

Yes… we can do it…!!!!

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #masalah #hadiah Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in RENUNGAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s