“JIWA-JIWA YANG IKHLAS”

<Rabu, 21 Juni 2017 OOR 07:11> 

Yang saat ini tinggal di kota, menginginkan tinggal di desa di masa tuanya. Pusing melihat kesibukan manusia kota yang tanpa jeda dan hiruk pikuk keramaian yang memekakkan telinga. Ingin hidup nyaman, santai dan teduh di desa, dalam menghabiskan sisa-sisa waktu hidupnya. 

Yang tinggal di gunung, merindukan kehidupan di pantai. Sebaliknya yang tinggal di pantai, merindukan kehidupan di gunung.

Di musim hujan merindukan datangnya musin kemarau karena tidak tahan menghadapi banjir. Sebaliknya di musim kemarau merindukan kehadiran musim hujan karena tidak tahan melihat kegersangan dan panasnya terik matahari. 

Yang memiliki rambut hitam, mendambakan rambut pirang, agar dianggap keren. Sebaliknya yang memiliki rambut pirang, mendambakan rambut hitam yang alami. 

Yang tinggal di rumah merasa bosan dan merindukan berpesiar, melancong serta bertamasya ke tempat wisata. Sebaliknya yang sedang berpergian merindukan suasana rumah, “home sick”.

Yang berprofesi sebagai karyawan menginginkan menjadi seorang boss karena merasa menjadi boss itu enak, mau apa saja, tinggal perintah anak buahnya. Sebaliknya yang sudah menjadi boss menginginkan menjadi karyawan biasa, tidak perlu pusing mengurus banyak orang dan terutama pening saat mencari dana untuk gajian karyawan di awal bulan.

Saat masih jomblo mendambakan memiliki pasangan yang rupawan untuk dipamerin kepada orang lain. Sebaliknya saat sudah memiliki pasangan yang rupawan, mendambakan pasangan yang biasa-biasa saja karena tidak mampu menahan gejolak rasa cemburu, ingin bertindak posesif tapi takut ditinggalkan pasangannya.

Punya anak satu menginginkan anak yang banyak agar suasana rumah selalu ramai. Sebaliknya saat memiliki banyak anak, malah menginginkan cukup satu anak saja karena tidak sanggup menutupi kebutuhan hidup keluarga.

Sobatku yang budiman…

Banyak orang tidak mau hidup sesuai dengan apa yang sedang dijalani saat ini. Mereka tidak pernah merasa nyaman dan bahagia, karena selalu memikirkan apa yang belum ada. Menganggap segala sesuatu itu indah saat belum dijalani. Namun saat sudah dijalani, malah merasa tidak indah lagi. 

Kita tidak akan mungkin mendapatkan kebahagiaan seutuhnya jika selalu memikirkan dan membayangkan apa yang belum terjadi dan mendambakan sesuatu yang berbeda (berlawanan) dengan apa yang dimiliki sekarang. 

Kita sering lupa untuk bersyukur atas apa yang sudah menjadi milik kita, apa yang sedang kita alami dan sesuatu yang sudah digariskan oleh Tuhan. Begitu mudah membalikkan pikiran dan membayangkan sesuatu yang baru dari yang sedang dialami saat ini. 

Bukalah kelopak mata saat menjalani kehidupan ini. Selembar kertas akan mampu menutupi dunia ini jika diletakkan tepat di depan mata kita. Yang terlihat hanyalah warna hitam dan gelap gulita. 

Demikian juga saat hati ditutupi oleh pikiran ketidakpuasan, maka kita tidak akan pernah merasa puas di dalam segala bidang dan selalu merasa kekurangan, padahal di mata orang lain, hidup kita terlihat begitu sempurna. Isteri secantik artis akan dianggap biasa saja.

Jangan menutup mata kita walaupun hanya dengan sehelai kertas. Jangan menutup hati kita walaupun hanya dengan secuil pikiran negatif.

Bersyukurlah dengan apa yang telah dimiliki, apa yang sedang terjadi dan sesuatu yang sedang menghampiri hidup kita. Sebab hidup ini merupakan berkah anugerah bagi mereka yang berpikiran optimis, berkepribadian bijaksana, berhati welas asih dan terutama bagi jiwa-jiwa yang ikhlas. 

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #jiwayangikhlas Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Renungan Harian. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s