“JANGAN BUANG-BUANG WAKTU”

<Jumat, 17 Maret 2017 OOR 07:11>

Waktu itu sangat berharga, jangan buang-buang waktu dengan serampangan. Waktu itu sangat bernilai, jangan sia-siakan waktu dengan sembarangan. Waktu itu sangat bermanfaat, jangan hambur-hamburkan waktu dengan aktivitas yang tidak berguna.

Waktu itu berharga. Menanam jagung, waktunya sangat singkat, hanya beberapa bulan sudah panen. Namun nilai jualnya murah. Menanam durian, waktunya sangat lama, perlu waktu bertahun-tahun untuk panen. Namun nilai jualnya sangat tinggi.

Waktu itu bernilai. Jika mengambil kuliah D3, cuma butuh tiga tahun untuk tamat. Namun jabatan dan jenjang karir pasti terbatas, hanya senilai gelar D3 saja. Jika mengambil kuliah S1, butuh waktu hingga lima tahun untuk tamat. Namun jabatan dan jenjang karir akan jauh lebih terbuka, senilai gelar S1. Banyak orang terhambat karirnya karena belum memiliki gelar S1.

Waktu itu bermanfaat. Apapun yang dikerjakan dengan benar dan sungguh-sungguh, pasti akan memiliki nilai kemanfaatan, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

Memelihara ikan, unggas atau hewan ternak membutuhkan waktu agar hasilnya dapat dinikmati. Memelihara sayuran, palawija, bunga atau buah-buahan membutuhkan waktu agar hasilnya dapat dipanen.

 
Menyembuhkan penyakit, membutuhkan waktu agar tubuh dapat pulih kembali. Belajar dan menuntut ilmu membutuhkan waktu agar memperoleh ijazah dan gelar.

Bekerja membutuhkan waktu agar mendapatkan penghasilan. Memupuk kebajikan memerlukan waktu agar bermanfaat bagi orang lain. Beribadah membutuhkan waktu agar dapat diterima oleh Sang Pencipta. Semuanya membutuhkan waktu. Tidak ada yang dapat dilakukan jika waktu sudah habis.

Sobatku yang budiman…

Apa yang kita cari dalam hidup ini? Menumpuk harta sebanyak-banyaknya? Mencari kedudukan dan jabatan setinggi-tingginya? Jika semua itu sudah didapat, lantas apa lagi yang harus dilakukan kemudian?

Untuk apa semuanya jika hidup ini berada dalam ketergesaan, buru-buru karena ada yang diburu, berkompetisi untuk saling menghabisi, mendengki untuk saling mencaci maki, merendahkan untuk saling memakan, menghujat untuk berlomba berbuat bejat dan mendendam untuk saling menikam?

Sesungguhnya hidup itu adalah sebuah penantian, menunggu ajal kematian. Jangan sia-siakan waktu dengan terus menunggu. Jangan hambur-hamburkan waktu untuk memikirkan diri sendiri. Jangan buang-buang waktu hanya untuk menikmati kehidupan duniawi dan bersekutu dengan kejahatan. Jangan menunda-nunda waktu untuk berbuat kebajikan.

Isilah waktu yang singkat ini dengan perbuatan baik serta menjalankan ibadah dan mengamalkan ajaran agama dengan santun. Sebab waktu itu tidak akan mungkin dapat berulang kembali, seperti apa yang kita mau.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #buangwaktu Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in RENUNGAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s