“BAWA HANDPHONE”

<Jumat, 17 Februari 2017 RPOT 14:59>

Abece sedang bersantai ria, duduk dengan menyilangkan kaki di bawah rindangnya pohon petai, di halaman rumahnya.

Iseng-iseng Abece menghidupkan handphone canggihnya yaitu Iphone 1 yang berwarna merah muda, berniat untuk ber-facebook-an ria atau melihat apakah ada email yang masuk.

Handphone miliknya sangat awet, mulus dan memiliki ketahanan baterai hingga 3 minggu. Hebat bukan…? Penyebabnya, Abece hanya menghidupkan hapenya seminggu dua kali, selama 5 menit saja. Selebihnya dibiarkan dalam keadaan off.

Setelah dicek, ternyata ada email masuk ke akun Abece.cebea@becea.com berupa undangan untuk menghadiri seminar “Cara mudah menjadi kaya”. Mata Abece berbinar-binar melihat undangan tersebut, karena ada peluang bagi dirinya untuk menjadi seorang yang kaya raya.

Abece berniat mengajak kekasihnya Mongky, namun Mongky tidak dapat ikut, berhubung ingin menemani neneknya memperbaiki gigi palsu yang copot. 

Akhirnya Abece berangkat sendirian ke hotel “bintang tujuh” di kota.

Setibanya di sana, Abece segera melakukan registrasi (pendaftaran) sebagai peserta. Abece sengaja memilih tempat duduk paling depan, di belakang kursi sofa pembicara.

Menurut pemikiran Abece yang “cerdas”, semakin dekat duduk dengan pembicara, maka akan semakin cepat dia menjadi seorang kaya, karena ilmunya akan diterima lebih dahulu dibandingkan peserta yang lain, walaupun selisihnya hanya sepersekian detik lebih cepat.

Begitu pembicara memulai percakapannya, hanya mengucapkan dua kalimat saja, tiba-tiba Abece berlari keluar ruangan dengan secepat kilat, bagaikan sedang dikejar seekor beruang yang ngebet kawin. Abece terus berlari menyusuri jalan-jalan berliku, sambil sesekali menoleh ke belakang, seperti ketakutan dikejar oleh orang.

Abece mengarahkan langkahnya ke rumah Mongky dan tiba dengan selamat, tentunya dengan nafas ngos-ngosan. Kebetulan Mongky baru hendak keluar mengantar sang nenek ke dokter gigi.

Mongky : “Loh, kok cepat sekali pulangnya? Acaranya batal?”

Abece : “Gak kok…saya sudah registrasi dan sempat duduk di belakang pembicara…”

Mongky : “Jadi, mengapa kamu pulang duluan? Diusir karena berulah?”

Abece : “Bukan demikian sayang… Penyebabnya, karena saya membawa hape…”

Mongky : “Lah, mengapa juga kalau membawa hape? Emangnya tidak boleh membawa hape? Aneh-aneh saja…”

Abece : “Soalnya, pembicara tadi ngomong, YANG BAWA HAPE TOLONG DIMATIKAN. Langsung dech saya lari keluar sekencang-kencangnya. Saya masih pengen hidup, sayangku…”

Mongky : “Alamak… Kok bego kali dirimu…. Hahaha….”

Nenek Mongky juga terkekeh-kekeh hingga gigi palsunya jatuh ke selokan..

Gubrakkkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu #abece #handphone Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s