“SALAH SENDIRI”

<Kamis, 7 Februari 2017 RPOT 10:01>

Abece dan Mongky menikmati liburannya di Pulau Dewata. Mereka menginap di salah satu hotel bintang lima di daerah Sanur, Bali. Tatkala hendak check-out, mereka berdua sangat terperanjat melihat tagihan hotel sebesar 12 juta rupiah.

Sepengetahuan mereka, semahal-mahalnya harga hotel yang mereka tempati, tidak akan melebihi dari harga 4 juta rupiah. Mereka berdua bergegas menuju ke resepsionis. Kebetulan manajer hotel juga berada di bagian respsionis.

Mongky : “Pak, saya mau protes… Mengapa biaya hotel kami sampai 12 juta rupiah? Padahal kami cuma menginap satu malam saja. Kami juga tidak menyentuh makanan dan minuman yang berada di dalam lemari pendingin…”

Manajer : “Okay, bentar saya cek dulu yah…”

Abece : “Yang saya tahu harga kamar yang kami tempati paling mahal cuma 4 juta rupiah. Saat ini bukan peak season (waktu puncak) liburan…”

Setelah memeriksa dari komputer hotel, sang manajer mencetak tagihan hotel tersebut dan mulai membacakan rincian biaya yang tertera.

Manajer : “Memang harga hotel cuma 4 juta, namun masih ada tambahan biaya-biaya lainnya…”

Tidak tahan melihat gaya sang manajer yang sepertinya menyepelekan mereka, Abece pun menyolotkan mulutnya dengan gaya sok tahu : “Woi…saya bukan orang bodoh yah…. Biaya hotel kalau ditambahkan PPN 10% dan service tax 15%, kan totalnya cuma 5 juta rupiah. Masak pajak hotel bisa sampai 200% yaitu 8 juta rupiah? Awas…saya akan lapor Jokowi, baru kalian tau…”

Bukannya takut, sang manajer hotel malah dengan tenang melanjutkan membaca rincian tagihan hotel.

Manajer : “Harga 12 juta termasuk harga hotel 4 juta, biaya pijat tradisional untuk 2 orang, spa, kolam renang, fitness, lapangan golf, wifi internet dan biaya telepon interlokal serta biaya laundry pakaian…”

Mongky : “Pak manajer yang terhormat…. Kami sama sekali tidak menggunakan semua fasilitas yang bapak maksud. Mengapa kami harus membayarnya…?”

Manajer : “Maaf…ibu yang cantik nan rupawan, kami sudah menyediakan semua layanan tadi, mengapa bapak dan ibu tidak menggunakannya? Itu salah kalian sendiri…”

Abece mulai naik darah melihat gelagat unsur penipuan dari pihak hotel. Bersamaan dengan itu, muncul seorang ibu muda yang merupakan isteri dari sang manajer.

Tiba-tiba ide cemerlang muncul dalam pikiran Abece.

Tinggggg…..!!!

Abece : “Okelah kalau begitu… Sayangku Mongky, sini keluarkan duit 4 juta rupiah dari dompetmu. Jangan lebih satu rupiah pun…”

Mongky mengikuti arahan dari Abece dan meletakkan uang 4 juta rupiah ke atas meja.

Manajer : “Masih kurang 8 juta, rupiah, Pak….”

Abece : “Uang 8 juta rupiah adalah ongkos bercinta dengan kekasih saya…”

Abece mengerlingkan matanya ke arah Mongky. Sang kekasih cuma mengangguk-anggukkan kepala, walaupun tidak mengerti apa yang dimaksud Abece.

Namun, hal yang tidak terduga terjadi. Terdengar perang mulut antara sang manajer dengan isterinya.

Manajer : “Sejak kapan saya pernah bercinta dengan kekasih bapak?”

Abece : “Salah bapak sendiri… Kekasih saya sudah menyediakan diri, mengapa tidak digunakan?”

Abece dan Mongky melanggeng keluar hotel dengan senyum kemenangan, di bawah tatapan mata bego dari semua orang yang mendengar pertengkaran ini.

Gubrakkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu #abece Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s