“KELENTURAN SIKAP”

<Minggu, 05 Februari 2017 OOR 08:09>

Banyak orang menganggap bahwa untuk mengatasi setiap masalah, pasti membutuhkan pendirian yang sekokoh gedung pencakar langit, otot yang setangguh baja, kemauan yang sekeras batu karang dan suara sekuat auman harimau. Maka apa yang mereka pikirkan, ternyata tidaklah sepenuhnya benar, hanya separuh benar saja.

Memang benar, sebuah batu karang yang keras akan dapat dihancurkan dengan mengerahkan segenap kemampuan kekuatan. Dan oleh karenanya, banyak orang melatih diri agar semakin kokoh, semakin tangguh, semakin keras dan semakin kuat sebagai modal dasar untuk menghadapi berbagai problematika kehidupan.

Namun, seringkali sebuah permasalahan tidak serta merta dapat dihadapi dengan pendirian kokoh atau dengan kemauan keras atau dengan otot tangguh maupun dengan suara kuat.

Saat berhadapan dengan seseorang yang berjiwa keras dan juga memiliki banyak kelebihan (power) maka kita harus pintar-pintar menerapkan strategi untuk “menaklukkannya”. Jika kita menghadapinya dengan kekerasan, pastilah kita akan hancur lebur menjadi debu.

Ada banyak hal yang tak dapat kita terima, namun harus kita terima untuk sementara waktu. Kita harus bertahan dengan ketidakadilan yang menghadang. Bukan karena kita takluk menyerah, namun lebih disebabkan kita menunggu waktu tepat untuk bertindak.

Untuk itulah, sebagai manusia berakal sehat dan berjiwa dinamis, kita pasti membutuhkan sebuah kelenturan sikap. Menurunkan sedikit ego dan gengsi demi memuluskan jalan hingga mencapai tujuan.

Sobatku yang budiman…

Sebuah kelenturan sikap bukanlah kelemahan, melainkan sebuah kekuatan internal maha dahsyat untuk menghadapi dan mengakomodir segala permasalahan, menunggu hingga menemukan waktu dan kesempatan yang tepat.

Kelenturan sikap itu akan membawa kita kepada kehidupan yang lebih mudah, lebih santai, tanpa perlu mengeluarkan amarah berlebihan.

Dengan meningkatkan kemampuan diri, sebenarnya kita telah memiliki modal separuh jalan kebenaran dalam hidup ini. Dan bila kita mampu mengatasi masalah dengan menerima masalah itu, maka kita akan menemukan separuh jalan kebenaran yang lain.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #kelenturan #sikap Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in RENUNGAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s