“FATAMORGANA”

<Sabtu, 04 Februari 2017 OOR 01:14>

Berjalan hingga ke delapan penjuru angin.
Melangkah tanpa tujuan yang jelas.
Berlari mengejar sesuatu yang tidak pasti.
Mengembara tiada arah yang berakhir dengan kesia-siaan.

Mengapa harus dimulai dari sini lagi? 
Bukankah seharusnya diakhiri di sini saja? 
Mengapa harus berputar-putar dan akhirnya kembali ke titik yang sama?
Bukankah lebih baik jika dibuka jalan baru untuk tujuan yang lebih baik?

Kebenaran tidak dapat ditutupi dengan kebohongan.
Kemunafikan tidak mungkin menang melawan kejujuran.
Satu persatu topeng akan terkuak.
Menunjukkan tipu muslihat yang begitu apik ditata.

Namun aku tidak mau peduli.
Aku adalah aku…
Baik buruknya hidupku bukanlah milik siapa-siapa.
Bagiku, hidup ini adalah sebuah perjalanan.

Dan akhirnya ‘ku telah menemukannya.
Sesuatu yang akan mengembalikan diriku seperti sedia kala.
Melontarkan sukmaku kembali ke dunia maya yang memang tidak mungkin kutinggalkan.

Itulah aku…

#firmanbossini

Advertisements
This entry was posted in RENUNGAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s