“LIFT HANYA SAMPAI LANTAI 8”

<Kamis, 12 Januari 2017 RPOT 15:48>

Abece masih merasa kesal dengan Pak Sadong, sehingga meninggalkan Pak Sadong untuk mengurus masalah pribadinya sendirian.

Abece : “Besok saya akan pulang ke kampung saja. Lagi pula saya sudah kangen dengan pacarku Mongky, yang imut-imut kayak boneka barbie. Tapi saya akan menghibur diri sendiri dulu dengan berjalan-jalan ke mall.”

Abece mengenakan pakaian seadanya. Dia segera menuju ke mall dengan berjalan kaki. Ketika sampai ke mall, ternyata baju Polo Shirt warna hijau tua yang dipakainya telah berubah menjadi warna hitam (gelap), karena basah oleh keringatnya. 

Abece bergumam : “Gawat coy… Bajuku jadi warna gini, malu donk dilihat oleh pengunjung mall di sini. Mau buka baju untuk dijemur, kayak di kampung, tidaklah mungkin. Ntar dikira orang gila…”

Tingggg…!!!

Kecerdikan akal Abece segera muncul ke permukaan. Abece segera bergegas ke toilet pria. Setelah memastikan tidak ada orang di WC, Abece segera membuka bajunya. Dan sssrrrrrrr….

Abece mengeringkan bajunya di dalam mesin pengering tangan. Hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja, baju Abece kembali ke warna semula yaitu hijau tua.

Abece : “Untung saja saya pintar. Makanya sobatku semua harus meniru diriku yang hebat. Jangan dikira saya ini orang bego yah..”

Dengan kepercayaan yang baru pulih, Abece berjalan menyusuri satu toko ke toko lainnya dengan penuh kegembiraan. Suara siulannya terdengar begitu nyata, diantara derap langkah kakinya.

Tiba-tiba, Abece dikejutkan oleh tepukan sangat keras di pinggangnya dari arah belakang. Abece hampir saja jatuh terjengkang ke depan. Suara teriakan memanggil nama kecilnya membuat Abece menolehkan kepala ke belakang.

“Woi kodok buncit, sedang apa kamu di sini? Makin ganteng saja dirimu saat ini”, suara gadis muda terdengar nyaring menyapa Abece.

Abece : “Owalah Kalong Bantet, kirain siapa yang berani memukul diriku dengan keras. Kalau orang lain, sudah saya hajar sampai bonyok…”

Kalong : “Gimana kabar kamu? Udah merit?”

Abece : “Belum nih, rencananya 25 1/3 bulan lagi baru mau menikah. Kalau kamu..?”

Kalong : “Apaan itu 25 1/3 bulan? Pusing eike, bok… Kalau saya sudah menikah. Suamiku orang kaya banget. Seminggu lalu, saya baru saja dibelikan apartemen mewah di lantai 13 dari Grup Agung Pedekate. Tapi sayang sekali, suamiku sedang tugas ke luar kota dan belum sempat menginap di apartemenku. Ayok… Nginap di tempatku yah, untuk satu atau dua hari ke depan. Sekaligus untuk melepaskan rasa kangen, soalnya sudah 13 tahun kita tidak berjumpa”.

Sebenarnya Abece masih ragu, karena niatnya untuk balik kampung harus ditunda. Namun akhirnya Abece mengiyakan juga permintaan Kalong Bantet untuk menginap di apartemennya.

Dengan mengendarai mobil Ferrari keluaran terbaru, mereka segera menuju ke kompleks “segitiga emas”, tempat apartemen Kalong Bantet berada. Mereka segera menaiki lift menuju ke kediaman Kalong.

Kalong Bantet menekan angka 8 pada deretan angka di dalam lift. Abece heran mengapa si Kalong menekan angka 8 bukan angka 13? Namun karena Abece sendiri tidak begitu paham, akhirnya Abece mengikuti saja tanpa mengeluarkan nada protes.

Sesampainya di lantai 8, mereka keluar dari lift dan melanjutkan perjalanan menaiki tangga sampai lantai 13. Cukup melelahkan. Terdengar suara ngos-ngosan dari mulut Abece, ketika mereka sampai di depan pintu apartemen Kalong.

Namun Abece tidak banyak bertanya perihal mengapa mereka harus berhenti sampai ke lantai 8 dengan menggunakan lift, dan harus menaiki tangga sebanyak 5 lantai kemudian.

Kejadian ini berlangsung terus menerus selama 3 hari berturut-turut. Hingga suatu ketika, Abece bertemu dengan Xwaizet di rumah makan Padang secara tidak sengaja. Abece menceritakan keganjilan tersebut kepada Xwaizet.

Xwaizet : “Bah, kok bisa begitu? Apartemen mewah, liftnya tidak mungkin bermasalah. Atau barangkali…hmmm…? Ada hubungannya dengan makhluk halus?”

Abece : “Hah..??? Ngeri kali kalo emang ada yang begituan… Besok saya mau pulang kampung saja. Padahal Kalong Bantet mohon agar saya menginap seminggu lagi, menunggu kepulangan suaminya dari luar kota”.

Xwaizet : “Begini saja bro… Ntar saya ikut kalian pulang ke apartemen Kalong. Saya jadi pengen tahu apa yang telah terjadi”.

Tidak berapa lama kemudian, tibalah Kalong dengan mobil mewah Ferrari warna merah. Setelah mengenalkan Xwaizet kepada Kalong, mereka bertiga segera menuju ke apartemen Kalong.

Sesampainya di dalam lift, terlihat bahwa Kalong menekan tombol lift di angka 8. Abece memberi kode kepada Xwaizet agar memperhatikan situasi sekitarnya.

Namun, Xwaizet masih belum menyadari apa yang terjadi dan mengikuti langkah Abece dan Kalong menaiki tangga dari lantai 8 sampai lantai 13.

Xwaizet hampir saja tidak mampu berdiri lagi karena kedua kakinya gemetaran saking capeknya. Untunglah mereka sudah sampai di depan pintu. Dengan penuh penasaran, Xwaizet memberanikan diri untuk bertanya kepada Kalong.

Xwaizet : “Sorry, bolehkah saya bertanya sesuatu, hai gadis cantik?”

Kalong : “Boleh saja… Ada apa bang?”

Xwaizet : “Saya heran, mengapa kamu selalu menekan angka 8, padahal apartemen kamu ada di lantai 13. Setiap hari kamu harus menaiki tangga 5 tingkat? Apa tidak capek?”

Kalong : “Hahaha… Apa boleh buat bang….Apa kalian tadi tidak melihat? Untuk menekan angka 8 saja saya harus jinjit di atas tumit. Tangan saya tidak sanggup menjangkau angka 13. Maklum dech, nama saya kan Kalong Bantet. Bantet itu kan pendek…”

Abece dan Xwaizet tidak mampu menahan gelak tawa mereka.

Abece : “Alamak… Kok gak bilang sebelumnya? Kan bisa saya yang tekan angka 13. Begoknyaaaaa….Dasar bantetttttt…. Hahaha….”

Gubrakkkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu #abece #lift Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s