“KEPINTARAN ATAU KEPRIBADIAN?”

<Kamis, 11 Januari 2017 OOR 07:00>

Manakah yang lebih penting antara kepribadian atau kepintaran? Banyak yang menganggap keduanya sama penting dan harus dimiliki untuk mencapai kebahagiaan hidup. Tidak ada salahnya juga. Mereka berlomba-lomba meningkatkan mutu kepribadian dan kepintaran melalui jalur formal maupun informal, kursus singkat atau dengan banyak membaca buku-buku.

Jika diharuskan untuk memilih di antara keduanya, maka pilihan yang paling tepat adalah mempelajari dan meningkatkan mutu kepribadian. Kepintaran setinggi apapun, jika tidak dibarengi dengan kepribadian yang baik, rasanya akan percuma saja. Pintar tapi menyebalkan. Hebat namun lebih baik dijauhi.

Coba kita perhatikan di luar sana, banyak orang sukses dan dapat bertahan lama dalam karirnya karena mereka memiliki kepribadian yang baik. Mereka selalu berperilaku elegan dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan dalam kesehariannya. Tidak semena-mena, tidak sombong, berlaku jujur dan tidak suka merendahkan orang lain.

Kita sering terpukau dengan kepintaran dan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan suatu permasalahan, mengagumi kehebatannya sejak pertama kali berjumpa. Namun yang benar-benar dapat membuat hati kita terpikat dalam waktu lama adalah saat kita mengetahui dan merasakan kemuliaan kepribadiannya. 

Kepintaran seseorang hanya mampu menyentuh pikiran kita, namun yang mampu menyentuh hati kita kepribadian yang baik, sikap yang terpuji dan perilaku yang santun. 

Kepintaran lebih mudah untuk dipelajari asalkan giat dan bersemangat untuk mengulang sesuatu yang akan dipelajari . Saat kita ingin menguasai Bahasa Inggris, kita hanya perlu belajar dengan tekun, maka dalam waktu singkat kemampuan berbahasa Inggris kita pasti akan meningkat. 

Tidak demikian halnya untuk membentuk watak atau kepribadian. Walaupun kita sudah menjalani kursus di kursus kepribadian ternama, namun semua itu tidak akan berarti jika kita masih belum mampu mengontrol diri dalam bersikap. Hasilnya akan dinilai dari tingkah laku dan perbuatan sehari-hari. 

Pembelajaran mengenai kepribadian lebih sulit untuk dikuasai. Selain harus ada kemauan dan usaha, juga harus ada niat yang sungguh-sungguh yang bersumber dari dalam hati. Harus mampu memilah apa yang boleh dilakukan dan apa tidak boleh dilakukan. Sanggup menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya NATO (No Action Talk Only).

Hingga akhirnya kepribadian tersebut menjadi bagian dari diri kita. Misalnya, masalah kedisiplinan. Hal ini hanya dapat dipelajari jika kita benar-benar memiliki niat dan dorongan dari hati. Bersungguh-sungguh menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Sobatku yang budiman…

Lingkungan yang baik tentunya secara tidak langsung akan menempa kepribadian kita menjadi manusia yang berakhlak baik. Untuk itu, kita harus mampu menyingkir dan menjauhkan diri dari lingkungan yang dipenuhi oleh kekasaran, fitnah, berita hoax, kebencian dan permusuhan. 

Untuk menempa seseorang agar memiliki kepribadian dan sikap yang baik, sebaiknya dibentuk sejak usia dini. Inilah tugas kita sebagai orangtua untuk selalu mencekoki anak-anak kita dengan contoh perilaku yang baik, secara bertahap dan kontinu.

Saat masih kecil, seorang anak akan mudah dibentuk. Mereka itu ibaratnya adalah sebuah kertas putih, yang hatinya masih bersih. Jauh lebih mudah bagi kita untuk menanamkan sikap dan kepribadian baik kepada mereka. 

Jadi, yang harus didahulukan adalah bagaimana membentuk watak dan kepribadian yang baik, terpuji, bermartabat dan berkemanusiaan. Sebab kepribadian seperti inilah yang kelak menjadi bekal hidup yang tiada bernilai.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #kepribadian Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in RENUNGAN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s