“KEKUATAN KATA-KATA”

<Senin, 14 November 2016 OOR 07:00>

Suatu ketika Opung Toba didaulat untuk berceramah tentang dampak dan pengaruh kekuatan kata-kata di depan masyarakat ramai. 

Saat sedang berbicara, tiba-tiba muncul seorang pemuda memotong pembicaraan Opung Toba sambil berteriak kuat : “Semua yang anda bicarakan itu cuma omong kosong belaka. Bagaimana mungkin sebuah kalimat dapat membuat orang menjadi baik atau menjadi jahat? Kalau saya berkata Tuhan itu maha adil maka saya akan menjadi baik? Kalau saya berkata Tuhan itu tidak adil, apakah saya akan menjadi jahat?”

Opung Toba menatap tajam ke arah pemuda itu, lalu bersuara kuat : “Diam kamu orang bodoh…!!!”

Para pendengar merasa terkejut dengan kalimat makian dari Opung Toba. Sebagian orang menggeleng-gelengkan kepala seakan tidak percaya dengan apa yang diucapkan Opung Toba, guru spiritual yang terkenal welas asih dan bijaksana.

Demikian juga pemuda yang dibentak oleh Opung Toba, tidak menerima kalimat makian dari Opung Toba. Mukanya berubah menjadi merah padam. Emosinya meningkat karena merasa dipermalukan Opung Toba di depan khalayak ramai.

Pemuda itu berkata : “Saya tidak menerima hinaan ini. Sungguh tidak ada gunanya bagiku untuk mendengarkan ceramahmu lagi. Anda sangat kasar dan tidak berhati mulia…”

Lantas Opung Toba menunjukkan mimik wajah penuh penyesalan dan berkata : “Mohon maaf anak muda… Saya tadi keceplosan ngomong kasar. Saya menyesal telah menghardik dirimu dan menghina dirimu sebagai orang bodoh. Bersediakah dirimu memaafkan saya…?”

Opung Toba meletakkan telapak tangannya ke dada dan membungkukkan badan ke arah pemuda itu.

Seketika pemuda itu menjadi tenang. Wajahnya kembali berseri dan mulai menyunggingkan senyumannya.

Opung Toba mengajak pemuda itu naik ke atas pentas. Setelah berada di sisinya, Opung Toba menepuk bahu pemuda tersebut.

Opung Toba : “Saya berterima kasih kepada dirimu. Melalui perbuatanmu, saya menjadi lebih mudah lagi menjelaskan tentang pengaruh kekuatan kata-kata kepada orang lain…”

Pemuda itu mulai menyadari, ternyata kalimat kasar yang keluar dari mulut Opung Toba, sebenarnya bukan untuk memaki atau menghina dirinya. Pemuda itu mencium tangan Opung Toba lalu berkata : “Guru sungguh bijaksana. Maafkan atas kelancanganku tadi…”

Opung Toba tersenyum : “Anak muda yang cerdas. Kini kamu sudah tahu makna dari ceramahku. Sebuah kalimat dapat membuatmu marah dan naik pitam, namun kalimat yang lain justru membuatmu menjadi tenang. Sesungguhnya itulah makna dari kekuatan kata-kata…”

Sobatku yang budiman…

Berhati-hatilah dalam berucap, pikirkan dahulu sebelum merangkai kalimat yang ditujukan kepada orang lain.

Banyak orang pintar, namun harus terpuruk dan dimusuhi karena teledor dan ceroboh dalam memilih kata-kata yang tepat saat berkomunikasi dengan orang lain. Seringkali mereka alpa dan tidak menyadari bahwa kalimat yang terucap dari mulutnya dapat menyinggung dan membuat orang lain menjadi marah.

Dalam kehidupan ini, begitu banyak orang yang harus kehilangan teman dekat, sahabat bahkan saudara, hanya karena tidak mampu mengontrol ucapannya. Suasana yang tadinya adem ayem, tiba-tiba berubah menjadi riuh penuh caci maki lantaran salah menggunakan kata-kata.

Walaupun saat mengobrol atau meng-update status di media sosial, kita bebas berbicara atau menulis apa saja dengan santai, boleh mengekspresikan uneg-uneg yang terpendam di dalam hati sebagai sarana untuk melepaskan tekanan batin atau stress. 

Namun kita juga wajib mengingatkan diri sendiri bahwa apa yang kita utarakan pasti akan didengar atau dibaca oleh banyak orang. Apakah yang kita sampaikan dapat menyinggung perasaan teman, sahabat atau orang lain? Sedapat mungkin, jika ingin mengkritik atau membenarkan sesuatu yang salah, harus dilakukan dengan bahasa yang baik dan santun.

Akhirnya, semua bergantung kepada pllihan kita, apakah kita berniat menggunakan kekuatan kata-kata untuk menebar benih-benih kebaikan atau justru memperkeruh suasana dengan fitnah, gosip dan permusuhan yang disampaikan dengan menggunakan kata-kata kasar dan kotor.

Let’s think about it…

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan  Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in NASEHAT OPUNG TOBA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s