“PAKAI”

<Sabtu, 12 November 2015 OOR 12:19>

Suatu ketika Abece pernah mengeluh kepada sahabatnya Xwaizet, karena jari tangannya mengalami rasa perih setelah membantu ibunya mengiris cabe. Pedih di jari tangan Abece disebabkan luka goresan yang belum mengering.

Xwaizet : “Kok kamu berubah menjadi feminim mau mengerjakan pekerjaan dapur yang menjadi urusan kaum hawa?”

Abece : “Saya kasihan dengan ibuku yang sedang sakit. Sementara itu, kalau sedang sakit, ibuku selalu ngidam makan cabe yang pedas…”

Xwaizet : “Aneh banget ibumu, tidak berbeda jauh dengan dirimu yang rada-rada aneh begitu…?”

Abece : “Memangnya saya aneh gimana…?”

Xwaizet : “Sudah lupa atau pura-pura lupa nih..? Bukankah kalau kamu sakit, kegemaran kamu mengunyah bawang merah seperti sedang mengunyah permen karet…. Hahaha…”

Abece : “Hush… Itu dulu… Sekarang saya sudah berubah… Tidak suka dengan bawang merah lagi…”

Xwaizet : “Oh yah? Baguslah… Jadi, sekarang apa yang menjadi pengganti bawang merah..?”

Abece : “Bawang putih…”

Xwaizet : “Busyet dah… Itu sama aja oon… Makanya kalau kamu sakit, tidak ada teman yang mau menjengukmu. Bau bawang dari mulutmu amat menyengat, bro…”

Abece : “Udah… udah… Gak usah dibahas lagi. Sekarang saya mau minta solusi, bagaimana cara mengiris cabe tanpa membuat luka di jariku menjadi pedih…?”

Setelah berpikir sejenak, Xwaizet memberi saran : “Kamu harus mengiris cabe pake sarung tangan…”

Abece : “Pake sarung tangan…?”

Xwaizet : “Iya, silakan dicoba saja… Dijamin lukamu tidak bakalan perih setelah mengiris cabe pakai sarung tangan…”

Abece mengikuti saran sahabatnya Xwaizet. Keesokan harinya Xwaizet bertamu ke rumah Abece.

Xwaizet : “Bro, manjur gak saranku kemarin…?”

Abece : “Apanya yang manjur? Berjam-jam saya menghabiskan waktu hanya untuk mengiris cabe pakai sarung tangan, namun tidak ada hasilnya…”

Xwaizet : “Apanya yang tidak berhasil…?”

Abece : “Begini bro… Saya mengikuti saranmu mengiris cabe pakai sarung tangan, tapi gagal terus. Sarung tangannya terlalu lembek dan tidak tajam, bagaimana mungkin bisa mengiris cabe….?”

Xwaizet tidak mampu menahan gelak tawanya : “Hahaha… Dasar begooo… Saya suruh kamu mengiris cabe dengan pisau tapi tanganmu harus mengenakan sarung tangan agar jarimu tidak pedih. Bukannya mengiris cabe pakai sarung tangan… Makanya kalau bodoh, jangan dipiara…”

Gubrakkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu #abece            Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s