“TIDAK FAIR”

<Rabu, 26 Oktober 2016 OOR 21:55>

Mbah Tukri : “Mbah, sudah tahu nomor urut para calon gubernur DKI Jakarta?”

Mbah Wel : “Udah… yang nomer satu Agus-Sylvi, yang nomer dua Ahok-Djarot, yang nomer tiga Anies-Sandi… Memangnya kenapa? Ada yang salah?”

Mbah Tukri : “Iya nich… Menurut pengamatan saya, KPUD DKI sudah berat sebelah dan memihak kepada salah satu calon… Ini gak fair…”

Mbah Wel : “Memihak gimana?”

Mbah Tukri : “Ya iya lah… Jelas sekali KPUD DKI memihak kepada calon petahana alias cagub incumbent alias cagub yang sedang menjabat yaitu Ahok-Djarot. Masak mereka mendapat nomor dua, persis dengan slogan kampanye mereka dulu. I stand on the right side. No 2…”

Mbah Wel : “Itu kan slogan waktu pilpres 2014 dulu. Dan itu punya Jokowi-Kalla…”

Mbah Tukri : “Sama saja tuh mbah… Jokowi dan Ahok itu setali tiga uang… Keduanya bagai pinang dibelah dua. Pendukungnya juga tidak berbeda jauh… Itu-itu saja orangnya…. Dengan memperoleh nomor dua akan memudahkan mereka melanjutkan slogan kampanye yang dulu, beda dengan cagub yang lain… ”

Mbah Wel : “Pinang dibelah dua…? Gak mirip loh, Mbah Tukri…”

Mbah Tukri : “Maksudnya karakter dan komitmen mereka untuk membangun negeri ini…”

Mbah Wel : “Oh begitu… Bukankah masing-masing calon diberi kesempatan untuk mengambil nomer undian. Bukan KPUD yang memilihkan nomer untuk para calon…”

Mbah Tukri : “Seharusnya bisa diatur atuh biar pas… Kalau begini, kelihatan banget aroma persekongkolannya…”

Mbah Wel : “Jangan berprasangka yang tidak benar, apalagi dengan melempar bola panas yang tidak berdasar. Nanti bisa menjadi bumerang… Jadi menurut mbah yang nomer satu dan nomer tiga itu salah posisi yah…?”

Mbah Tukri : “Salah dong… Seharusnya yang nomor satu itu Anies-Sandi karena dulunya partai pengusungnya pernah berkampanye mencoblos nomor satu yaitu Prabowo…”

Mbah Wel : “Hmmm…”

Mbah Tukri : “Yang nomor tiga itu harusnya Agus-Sylvi. Karena partai utama yang mengusung mereka memiliki slogan ‘Katakan tiga pada korupsi’. Gitu loh mbah…”

Mbah Wel : “Hush… mbah Tukri salah lagi tuh… Slogan partai itu bukan, ‘katakan tiga pada korupsi’, tapi ‘katakan tidak pada korupsi’… Dasar mbah ini, oon kok dipelihara…”

Mbah Tukri : “Upsss…”

#firmanbossini #mbahwel #mbahtukri #renungan  Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in MBAH WEL KEKINIAN, POLITIK. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s