“SEMUA GARA-GARA AHOK”

<Sabtu, 07 Oktober 3016 OOR 18:48>

Masri : “Bro, saya salut dengan kehebatan Ahok. Gara-gara dia, banyak umat muslim di tanah air termasuk diriku ramai-ramai membaca kitab suci Al Qur’an. Padahal sslama ini, kami jarang membuka Al Qur’an kecuali di sembahyang jumatan atau tahlilan saja…”

Kuntoro : “Benar juga yah… Saya jadi mengetahui apa itu Surat Almaidah 51, walaupun belum fasih membaca dan menghafal ayat aslinya, namun saya jadi mengerti setelah membaca terjemahannya…”

Majid : “Saya juga senang mendengar tafsiran ayat ini dari berbagai sumber dan dari para ahli agama, baik yang pro maupun yang kontra. Seandainya saja, Ahok mau mengutip satu per satu ayat setiap harinya, mungkin semua umat muslim di tanah air akan menjadi rajin membaca dan menghafal seluruh isi kitab suci Al Qur’an…”

Seorang sahabat mereka yang beragama Nasrani bernama Lukas, datang dan menimbrung percakapan : “Wah, saya juga demen nih… Jika saja Ahok bersedia mengulas satu persatu pasal yang ada di dalam Alkitab setiap harinya, maka saya yakin umat Kristen di tanah air pasti akan lebih rajin membaca dan menghafal pasal-pasal dan ayat-ayat yang tertera di dalam kitab suci kami…”

Dua orang sahabat mereka, Vajra yang beragama Buddha dan Made yang beragama Hindu, muncul tiba-tiba…

Vajra : “Masuk akal juga tuh… Pengennya Ahok mengulas ayat per ayat dalam kitab suci Tripitaka. Saya yakin, banyak umat Buddha akan tergerak hatinya untuk membaca dan menghafalkan ayat-ayat suci tersebut…”

Made : “Saya juga berharap Ahok bersedia membahas satu per satu ayat-ayat dalam kitab suci Weda. Pastinya umat Hindu di Indonesia akan menjadi rajin membuka dan menghafal isi kitab suci Weda…”

Tidak berapa lama kemudian, muncul seorang lagi sahabat mereka bernama Abece : “Woi, memangnya kalian kira Ahok itu siapa? Pemuka agama kah? Tokoh agama kah? Dia itu cuma seorang politikus belaka. Ahok tidak pantas bicara mengenai agama. Jangan mengabaikan dan mengaburkan peran pemuka agama masing-masing. Dosa tau…?”

Semua orang tertegun mendengar kalimat nan bijak dari Abece.

Karena perhatian semua orang tertuju kepadanya, Abece melanjutkan kalimatnya dengan suara yang semakin besar : “Ahok itu bukan seorang yang sempurna. Kadang kala, ucapan yang keluar dari mulutnya dianggap terlalu kasar dan dapat melukai perasaan orang lain. Ahok tidak memiliki filter yang baik dan kurang memiliki pengendalian emosi yang baik. Banyak orang menilai Ahok adalah seorang yang arogan. Padahal, terlepas dari semua kekurangannya, Ahok adalah seorang pemimpin yang jujur, baik hati dan sangat peduli dengan kemakmuran rakyatnya…”

Seorang pejalan kaki yang lewat, menyolot : “Tapi Ahok itu tukang gusur dan banyak menyengsarakan rakyat…”

Abece menjawab : “Begini saja, mana yang lebih penting, kepentingan sekelompok orang atau kepentingan seluruh rakyat Jakarta. Jika tidak direlokasi maka Jakarta akan tetap kebanjiran dan menjadi tidak tertib selamanya. Lagipula, beliau selalu menyiapkan rusun terlebih dahulu sebelum merelokasi. Ahok hanya menerima warisan kebijaksanaan yang salah dari pemimpin sebelumnya. Mungkin benar, caranya yang kurang komunikatif, namun semua yang dilakukannya demi kepentingan seluruh rakyat Jakarta. Ahok tidak peduli dengan pencitraan, apalagi sudah dekat dengan Pilkada 2017…”

Pejalan kaki yang lain ikutan berbicara : “Pokoknya kami tidak terima dengan apa yang telah diperbuat Ahok. Apalagi dia sudah menghina agama Islam…”

Abece : “Kalau Ahok benar-benar menghina umat Islam, seharusnya seluruh umat Islam bersatu untuk melawannya. Yang saya lihat, sebagian Muslim bersikeras Ahok sudah menistakan dan memusuhi agama Islam. Namun sebagian lagi tidak merasa agama yang dianutnya dihina oleh Ahok. Apa perlu diadakan referendum untuk memutuskan Ahok bersalah atau tidak..?”

Pemuda pejalan kaki yang ngeyel itu berlalu dari hadapan Abece, tidak mampu melawan argumentasi Abece.

Abece melanjutkan peetanyaan kepada seluruh sahabatnya : “Memangnya kalian menginginkan Ahok menjadi gubernur atau tokoh agama?”

Semua sahabatnya serentak menjawab : “Gubernur….!!!”

#firmanbossini #politik #ahok #PilkadaDKI2017 Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

 

Advertisements
This entry was posted in Politik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s