“MOBIL IMPOR”

<Jumat, 30 September 2016 OOR 20:03>

Suatu ketika, Abece bersama sang pacar Mongky menghadiri pameran otomotif built up (mobil impor) di sebuah pusat perbelanjaan terpopuler di kotanya.

Mobil yang ditampilkan adalah mobil keluaran terbaru dan memiliki bentuk yang keren-keren, membuat semua pengunjung berdecak kagum. Betapa tidak, rata-rata harga mobil per unit mencapai milyaran rupiah.

Abece : “Sayangku, kamu pengen mobil yang mana satu?”

Mongky : “Semuanya keren-keren dan canggih-canggih. Tapi saya tertarik banget dengan mobil sport berwarna merah menyala, di stand paling ujung dekat pintu keluar…”

Abece : “Baiklah sayang… Mari kita kemon ke sana…”

Mongky : “Wah, kayaknya abang mau membelikan mobil baru untuk saya nih… Bahagianya diriku jika benar-benar terjadi…”

Abece : “Kita lihat saja nanti setelah tiba di sana…”

Mereka berdua berjalan ke stand Mobil Ferrari, sambil bergandengan tangan, bagaikan sepasang sejoli yang tidak akan terpisahkan lagi.

Sesampainya di lokasi, seorang SPG berpenampilan menarik dan sexy menyambut kehadiran mereka dengan ramah.

SPG : “Wah, pasangan yang serasi. Yang satu ganteng seperti Brad Pitt dan satu lagi cantik seperti Angelina Jolie. Ingin melihat mobil yang mana? Semua mobil bermerek Ferrari yang dipajang di sini adalah mobil keluaran paling baru. Limited Edition…”

Mongky menunjuk ke arah mobil yang menjadi incarannya selama di pameran. Lantas mereka bertiga berjalan beriringan menuju ke tempat mobil yang dimaksud.

SPG : “Wah, mata indah mbak memang hebat sekali. Ini adalah mobil terbaru keluaran tahun ini. Cuma diproduksi sepuluh unit, salah satu pemiliknya adalah Putera Mahkota Kerajaan Inggris. Harganya termasuk murah setelah didiskon, cuma 10 milyar saja…”

Abece bertanya dengan lugu : “Sepuluh milyar itu ada berapa nolnya yah?”

SPG : “Bapak ini pintar sekali bercanda. Pura-pura merendah. Pokoknya milyar itu nolnya banyak dech. Harus pake kalkulator untuk menghitung jumlah nolnya…”

Mongky berkata dalam hati : “Dasar dua-duanya pekok. Banyaknya nol dalam sepuluh milyar saja tidak tahu… Masak harus pake kalkulator segala…?”

SPG : “Pak, jadi gak membeli mobil mewah ini… Mumpung masih ada diskonnya…”

Abece : “Wah, ntar saya hitung dulu uang yang ada di calengan kesayanganku. Saya berencana memecahkan dua buah calengan sekaligus. Jika cukup, pasti mobil ini akan saya beli, tunaiiiii….”

SPG tersebut menegaskan : “Bapak serius ingin memecahkan calengan? Bukannya bapak memiliki tabungan yang banyak di bank dalam dan luar negeri?”

Abece : “Saya tidak memiliki tabungan apapun selain calengan di rumah…”

SPG yang memiliki postur tubuh tinggi semampai itu mulai kelihatan kesal : “Bisa tidak bapak serius sedikit? Mana mungkin uang di calengan itu dapat mencapai milyaran. Makanya kalau tidak sanggup beli, jangan sok-sokan… Cuma menghabis-habiskan waktu saya saja….”

SPG tersebut segera meninggalkan Abece dan Mongky dengan muka sewot. Tidak berapa lama kemudian, seorang SPG dari stand lain, mendatangi mereka berdua.

SPG : “Bapak dan ibu benar-benar serius mau membeli mobil impor? Nih, di stand saya, ada banyak mobil impor, bekas milik orang kedutaan…”

Mongky : “Mobil bekas? Gak papa dech, yang penting mobil impor dan harganya murah…”

SPG : “Ini ada mobil merek Mercedes Benz tahun 2010, asli impor dari luar negeri. Kondisinya mantap, mulus dan tidak ada lecet. Interior yahud, jok kulit asli dan audio yang mentereng. Pokoknya top dech. Harganya cuma 100 juta rupiah. Baru hari ini turun harga dari penawaran awal 1 milyar.”

Abece : “Cuma 100 juta saja? Merek Mercedes Benz? Kamu jangan main-main atau mencoba untuk membohongi kami yah. Atau barangkali cuma mobil-mobilan?”

SPG : “Mari ikut saya ke stand kami. Lihat dulu kondisi mobilnya dengan jelas….”

Setelah menunjukkan keberadaan mobil impor tersebut, barulah Abece dan Mongky percaya. Mobilnya memang kinclong dan masih bagus. Ketika mesin dihidupkan, juga masih oke. Asli dan keren bingits.

Mongky : “Mobil masih bagus begini, mengapa dijual murah?”

SPG : “Begini… mobil impor ini asli dari negeri asalnya. Sebelumnya setir mobil ada di kiri, sama persis dengan mobil yang ada di luar negeri. Namun, setelah dibawa ke sini, sudah disesuaikan dengan peraturan yang ada di Indonesia. Setirnya sudah dipindah ke kanan, cuma pedal gas dan remnya letaknya masih ada di sebelah kiri…”

Abece meradang : “Woiii, dasar oon… Coba saja kamu bawa mobil ini yang setirnya ada di kanan, tapi gas dan remnya ada di kiri. Memangnya kita ini tokoh karton yang bisa memanjangkan kaki hingga bermeter-meter?”

Gubrakkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s