“KACANG IJO”

<Rabu, 21 September 2016 OOR 18:13>

Suatu ketika Abece sedang bermain dengan keponakan Mongky, pacarnya saat ini. Mereka asyik bermain perang-perangan menggunakan pistol mainan dengan peluru dari biji buah semangka yang mereka kumpulkan sebelumnya.

Saat sedang bermain, nenek Mongky keluar dari pintu rumah dan mendapati halaman rumah berceceran biji semangka.

Nenek Mongky : “Woiii, jangan mengotori halaman rumah dengan sesuatu yang berwarna hitam. Lantai emas ini menjadi jorok dan hitam gara-gara biji semangka….”

Abece menyahut enteng : “Wah, lagi seru-serunya nek… Lihat badanku bentol-bentol kemerahan kena tembakan biji semangka….”

Nenek Mongky : “Pokoknya jangan menggunakan biji semangka. Lagipula saya alergi dengan biji-bijian yang berwarna hitam…”

Setelah berembuk sejenak, akhirnya keponakan Mongky yang bernama Dodot menganjurkan agar mengganti biji semangka dengan kacang ijo. Abece setuju. 

Dodot segera bergegas ke dapur dan mengambil dua buah plastik yang berisikan kacang ijo. Satu untuknya dan satu lagi untuk Abece.

Mereka berdua kembali asyik menikmati permainan perang-perangan, bagaikan sedang berada di medan laga. Berlari, bersembunyi, bersalto, kayang, tiarap dan merayap seperti prajurit profesional. Tanpa mempedulikan rasa sakit akibat sambitan biji kacang ijo yang memerahkan sekujur tubuh.

Hingga suatu ketika terdengar teriakan Abece : “Aduhhh… Aduh…. Kacang ijonya masuk ke dalam telingaku….”

Dodot terkejut dan segera berteriak memanggil neneknya. Melihat Abece mengaduh kesakitan, akhirnya nenek Mongky mengambil inisiatif mengantarkan Abece ke dokter dengan mengendarai sepeda motor berbonceng tiga. Nenek Mongky memegang stir, Dodot di tengah dan Abece berada di bangku belakang.

Sesampainya di tempat praktek dokter…

Dokter menoleh ke arah Dodot : “Kok badan kamu bentol-bentol kemerahan. Jangan-jangan kamu menderita Flu Singapura atau campak… Segera berbaring, saya mau periksa dulu….”

Abece tidak tahan melihat kejadian ini langsung bersuara keras seperti suara auman harimau : “Hhmmm aummm… Dokter oon..!!! Yang sakit itu saya, bukan si Dodot. Kamu baru buka praktek yah?”

Dokter muda itu merasa terkejut dengan teriakan Abece : “Maaf, saya tidak tahu. Saya pikir adik ini yang sakit…”

Abece : “Makanya nanya dulu, jangan nyerocos kayak begini. Saya sudah tidak sanggup lagi menahan rasa sakit ini…”

Dokter : “Memangnya kamu kena apa?”
Abece : “Telinga saya kemasukan biji kacang ijo, Dok…”

Setelah memeriksa sebentar, dokter ini berkata : “Bijinya masuk begitu dalam. Anjuran saya, kamu harus dioperasi…”

Abece : “Hah? Operasi? Gak bisa disedot kayak vacuum cleaner gitu dok?”

Dokter : “Bisa saja, tapi takutnya yang keluar bukan hanya kacang ijonya, tapi semua isi telinga kamu ikut keluar dan dapat berakibat fatal, menjadi tuli. Mau?”

Abece merasa sangat ketakutan : “Waduh, gak mau, Dok… Nanti saya tidak bisa mendengar pacarku bilang ai lop yu lagi…”

Nenek Mongky menyelutuk, tidak tahan mendengar obrolan mereka berdua, dokter dan pasien, sama-sama banyak cakap hingga tidak jelas arah juntrungannya.

Nenek Mongky : “Mahal gak..?”

Dokter : “Menurut perkiraanku, biayanya sekitar lima juta rupiah…”

Abece : “Apa? Lima juta rupiah? Emangnya gak ada yang lima puluh ribu?”

Dokter mulai merasa kesal : “Jangankan lima puluh ribu, yang gratis juga ada….”

Abece : “Nah… Ini yang paling saya suka. Sakit gak, Dok…?”

Dokter : “Gak sakit kok, hanya perlu kesabaran…”

Abece : “Mau Dok… Saya ini orang yang paling sabar…”

Dokter tersenyum, lalu berkata : “Caranya gampang… Setiap pagi dan sore kamu harus memasukkan air ke dalam telinga kamu. Bila perlu beri sedikit pupuk kandang biar cepat tumbuhnya. Tunggu beberapa hari kemudian, setelah kacang ijo sudah menjadi tauge, tinggal dicabut saja… Gampang bukan…?”

Gubrakkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s