“MARKETING ALA WARUNG PAK SADONG”

<Minggu, 11 September 2016 OOR 14:59>

Suatu ketika Abece sedang duduk menikmati kopi kesukaannya dengan ditemani dua butir telur bebek setengah matang di warung Pak Sadong.

Siang itu, Abece melihat keadaan warung sedang sepi, sedangkan Pak Sadong tengah berasyik masyuk dengan sebuah hape jadul (hape nokia lama) di pojok warungnya.

Karena tidak memiliki kesibukan, Abece beringsut ke tempat duduk di samping Pak Sadong. Terlihat pria paruh baya ini, sedang cekikikan dan sesekali tertawa lepas melihat ke arah hapenya.

Karena penasaran Abece bertanya : “Pak Sadong lagi ngapaen? Kok kelihatan sedang asyik dan gembira banget?”

Pak Sadong : “Iya nih, saya lagi membaca cerita lucu di facebook. Namanya Abece, koplak, oon, bego, sok hebat tapi lucu…”

Abece : “Kok namanya sama dengan saya? Untung saya tidak bego dan tidak sok hebat kayak dia… Lagi pula saya kan ganteng… Betul gak pak?”

Pak Sadong : “Pasti dong kamu ganteng sekali, jika dilihat pake pipet dari puncak monas…”

Abece tertawa kegirangan mendengar pujian yang berselimutkan kalimat sindiran.

Sebenarnya Abece heran dengan kehebatan hape jadul Pak Sadong, yang untuk mengetik huruf “c” saja harus menekan tombol sebanyak tiga kali, bukan seperti layar hape amdroid yang hanya dengan menyentuh atau mengusap layar. Namun Abece tidak berani bertanya lebih jauh, takut menyinggung perasaan Pak Sadong.

Pak Sadong : “Saya sekarang mau update status di facebook. Jangan ganggu konsentrasi saya dulu yah…”

Dalam hati Abece berkata dengan jengkel : “Kurang asem nih bapak yang satu ini. Sok banget. Emangnya cuma dia yang pintar fesbukan…”

Akhirnya, Abece juga tidak mau kalah dan mengeluarkan hape Iphone 1 yang berukuran besar dan berwarna hijau keemasan dengan dua buah antena di bagian atas, hape kesayangannya yang jarang dipakai karena takut lecet.

Pak Sadong terkejut melihat hape Abece : “Itu hape atau kotak sabun… Hahaha…”

Abece : “Jangan menghina gitu dong… Gini-gini mereknya Iphone, bukan yang lain…”

Pak Sadong : “Kamu lagi fesbukan juga yah?”

Abece : “Ya iyalah pak… hareee geneee ga fesbukan? Apa kata dunia…”

Pak Sadong : “Setuju banget. Namun, saya menggunakan fesbuk untuk menjaring pelanggan. Tung Desem Waringin, Hermawan Kertajasa, Andrie Wongso, Gede Prama dan motivator terkenal lainnya sering memotivasi kita bahwa dalam berdagang kita harus selalu melakukan terobosan termasuk dalam hal pemasaran…”

Abece hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. Selama ini dirinya hanya mengenal Mario Teguh saja. Abece tidak dapat terima “kekalahan” dari seorang pemilik warung, namun kenyataannya memang demikian.

Lantas Abece bertanya dengan penuh penasaran : “Memangnya apa status bapak?”

Pak Sadong : “Nih saya bacain yah, Promo Terhebat abad ini, beli segelas kopi, gratis nambah segelas lagi. Beli dua gelas kopi, gratis nambah dua gelas lagi. Beli empat gelas kopi, gratis menimbang badan, takutnya anda menderita kegemukan. Ditunggu segera kehadirannya di depan terminal ojek Semalam Suntuk. Tertanda, Pak Sadong, melayani dengan sepenuh hati, beserta jantung, usus dan lambung.”

Abece : “Wah hebat banget Pak Sadong, sudah seperti iklan-iklan perusahaan raksasa…”

Pak Sadong : “Walaupun bisnis masih kecil namun saya tidak pernah berkecil hati…”

Melihat semangat dan kemampuan marketing Pak Sadong yang keren, namun dengan hanya menggunakan hape jadul, akhirnya Abece tidak dapat menahan diri untuk bertanya : “Saya heran bin takjub, bapak kok bisa update status fesbuk menggunakan hape sederhana gitu?” (Abece berusaha menggunakan bahasa sehalus mungkin agar tidak sampai menyinggung perasaan Pak Sadong).

Pak Sadonh tersenyum sambil berkata : “Owwh.. gampang itu, saya tinggal menulis statusnya lewat SMS lalu kirim ke Tri.” 

Abece : “Ohh.. Apa mungkin ada operator yang sebaik itu, bisa menuliskan status kita di fesbuk hanya melalui SMS? Bapak menggunakan Kartu Three ya? Yang sering mengadakan promo gratis internetan itu?” 

Pak Sadong menggelengkan kepalanya : “Bukan begitu…. saya mengirim SMS kepada Tri, bukan operator ‘3’ atau three. Tri itu nama lengkapnya Tri Andini Susilawati Similikiti. Dia itu suka sama saya dan bekerja sebagai operator warnet 24 jam. Saat saya ingin update status, saya tinggal sms ke dia saja, nanti dia yang menuliskan status di akun fesbukku. Lha wong setiap hari, si Tri selalu berada di depan komputer warnetnya. Sebagai imbalannya, saya mengirimkan seteko teh manis ke warnetnya. Gampang bukan…?”

Seketika tekanan darah Abece naik hingga ke level tertinggi. Kepalanya serasa berputar-putar dan penglihatannya menjadi gelap. Akhirnya Abece tidak dapat merima kenyataan “kegaptekan” dirinya. Linglung, limbung dan akhirnya ambruk…

Gubrakkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s