“NAMA BEKEN PENDEKAR SHAOLIN”

<Senin, 05 September 2016 OOR 10:55>

Suatu ketika, Abece berkenalan dengan tiga orang pendekar Shaolin dari Tiongkok yang bernama Bu, Lu dan Fu. Mereka bertiga sudah mulai fasih berbahasa Indonesia, karena Abece sangat tekun mengajari mereka. Walaupun awalnya dengan menggunakan bahasa isyarat, persis seperti gerakan kera, namun mereka tidak pernah menyerah.

Berkat kepiawaiannya sebagai guru bahasa akhirnya mereka lumayan berhasil menguasai Bahasa Indonesia. Saat ini ketiga pendekar hebat ini sudah menjadi sahabat karib Abece. Kemana-mana selalu berempat.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup di Indonesia, Abece sering meminta mereka untuk mengadakan pertunjukan atau mengisi acara dalam even-even pernikahan, ulang tahun dan sebagainya. 

Suatu ketika, saat mereka sedang mengadakan show di acara pernikahan anak seorang konglomerat, penampilan mereka memukau salah seorang tamu terhormat sang konglomerat yang berprofesi sebagai produser film ternama.

Mereka bertiga diminta untuk memerankan lakon di film yang rencananya akan segera dirilis tahun depan.

Produser berkata kepada Abece : “Saya berminat mengontrak mereka bertiga sebagai artis film laga. Bersediakah mereka…?”

Abece : “Kok bertiga? Kan kami ada empat orang?”

Produser : “Baiklah, mereka bertiga sebagai aktor laga, kamu sebagai figuran…”

Abece : “Figuran itu apa?”

Produser : “Pokoknya mantap dech perannya. Bisa jadi terkenal…”

Abece : “Asyikkk… Makasih Bapak Produser yang baik hati. Akhirnya saya bisa menjadi seleb terkenal. Dude Herlino pasti lewat.”

Keesokan harinya, mereka bertiga menjalani proses casting, dan hasilnya membuat produser, sutradara dan crew film begitu terpesona. Sedangkan Abece yang hanya memerankan peran orang berlari-lari sejauh lima kilometer, harus mengulang perannya hingga tiga kali. Alhasil, selesai casting, Abece langsung terkapar dalam kelelahan. Sepertiga galon air minum habis diminumnya.

Namun demi meningkatkan nilai jual popularitas aktor baru, ketiga pendekar itu harus mengganti namanya agar terlihat kebarat-baratan. Setelah berunding dengan sutradara, akhirnya produser menentukan pendekar BU mengganti namanya menjadi BUCK yang artimya kijang jantan. Sedangkan pendekar LU yang berganti nama menjadi LUCK artinya beruntung.

Kedua pendekar tidak keberatan dengan nama barunya, sebab mengandung arti yang lumayan bagus. Sedangkan pendekar terakhir yaitu FU, dengan muka masam segera menggandeng tangan Abece keluar dari ruangan casting sambil meneteskan air mata.

Abece : “Ada apa bro? Mengapa kita keluar dari ruangan ini? Mengapa kamu menangis?”

Pendekar Fu : “Saya tidak dapat membayangkan bagaimana penggemarku kelak memanggil namaku, jika harus ditambah dengan dua huruf terakhir CK…”

Abece : “Sungguh saya tidak mengerti bro….”

Pendekar Fu : “Coba kamu tanyakan pada rumput yang bergoyang…”

Abece : “Ebiet G Ade…?”

Gubrakkk….

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s