“KARENA MASIH ADA HATI”

<Minggu, 07 Agustus 2016 OOR 12:36>

Pernah suatu ketika, saat sedang menikmati masa-masa berpacaran, di suatu jalan protokol, saya melihat sekelompok ibu-ibu yang sudah berusia lanjut sedang mendorong mobil. Saya melirik ke kiri dan ke kanan, melihat banyak orang berlalu lalang, namun tidak seorangpun yang berniat membantu mereka. 

Saya super yakin, ini pasti masalah umur dan penampilan. Seandainya yang menjadi korban mobil mogok adalah sekelompok wanita muda nan sexy, pastilah para pengguna jalan, terutama para kaum hawa akan berlomba-lomba menawarkan bantuannya.

Saya segera menepikan mobil ke pinggir jalan, turun dari mobil dan meminta izin kepada “yang di samping” agar menunggu sebentar. Sayapun mulai membantu mendorong mobil yang mogok tersebut. Sepasang sandal saya harus terlepas dan tertinggal jauh di belakang saat mobil mogok tersebut berhasil dihidupkan akibat usaha dorongan beramai-ramai.

Setelah memastikan mobil tersebut dapat melaju, saya kembali ke dalam mobil dengan menyisakan sedikit peluh di dahi.

Bagi saya, “perbuatan sederhana” tidaklah berarti apa-apa, namun bagi para ibu-ibu paruh baya, perbuatan sederhana yang saya lakukan itu merupakan perbuatan yang amat berharga. Seandainya tidak ada yang berniat menolong, mereka pasti akan kehilangan banyak waktu dan kesempatan untuk melakukan hal lain.

Sobatku yang budiman…

Mari kita bayangkan, dalam beberapa tahun ke depan, apa yang terjadi terhadap diri kita saat ini, mungkin akan dilupakan orang. Sebab semua kejadian ini tidak berkaitan dan tidak mendatangkan manfaat bagi orang lain. Tidak mengendap dalam benak mereka.

Semua kata-kata hebat saat kita berpidato di atas pentas atau foto-foto indah saat kita bertamasya yang diupload di facebook atau cerita tentang kehebatan kita menjadi seorang pemenang pertandingan atau setumpuk barang-baramg mewah yang kita beli ketika hendak pamer kepada orang lain. Semua yang berkaitan dengan diri kita akan mudah dilupakan oleh orang lain dalam beberapa tahun ke depan.

Namun saat kita melakukan sesuatu yang memiliki pemgaruh kepada orang lain, tentunya akan sulit dilupakan oleh mereka. 

Mungkin hanya hal sederhana, namun semua itu menjadi sesuatu yang begitu berarti saat kita melakukannya dengan tulus dan tanpa mengharapkan balas jasa. Hal inilah yang akan dikenang dan sulit untuk dilupakan orang lain.

Ingatlah beberapa momen yang pernah terjadi…

Saat teman kita sedang diopname, seorang teman yang lain mengajak kita menjenguk ke rumah sakit. Lantas kita akan menjawab : “Waduh.., sorry banget, saya masih ada urusan lain. Tolong titip salam yah…”

Saat teman kita sedang bersedih dan ingin meminta waktu kita sedikit untuk menemani dan menghiburnya. Lantas kita mengelak : “Maaf yah… Saya mau mengantar nyokap pergi berbelanja… Ntar saya cari waktu yang lain aja…”

Penolakan-penolakan seoerti demikian, yang kita anggap sepele, sering kali membuat orang lain merasa kecewa. Kita berdalih sedang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk bertemu. Padahal kita pasti masih memiliki sedikit waktu asalkan kita benar-benar mempunyai rasa peduli kepada orang lain.

Dan kita pasti masih dapat memberikan perhatian yang dibutuhkan orang lain, asalkan kita berniat meluangkan waktu untuk mereka. Semua itu bergantung kepada niat dan ketulusan hati kita dan bukan bergantung dari apa yang ada di luar diri kita. 

Memilih untuk peduli atau tidak peduli, semuanya bersumber dari dalam hati dan pikiran kita, bukan berasal dari situasi yang berkembang yang berada di sekeliling kita.

Ada begitu banyak alasan untuk menjadi tidak peduli, baik itu dikarenakan kesibukan, gengsi, malas, capek, atau apapun itu, namun hanya ada satu alasan untuk menjadi lebih peduli yaitu karena kita masih ada hati.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan  Obrolanbeken.wordpress.com      m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Pengalaman Pribadi. Bookmark the permalink.

One Response to “KARENA MASIH ADA HATI”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s