“KACAMATA HITAM KEREN”

<Sabtu, 23 Juli 2016 OOR 19:25>

Ketika masih kecil, Abece memiliki kebiasaan aneh. Di saat teman-teman sebayanya merengek dibelikan mainan robot, boneka, masak-masakan, sedangkan Abece merengek hingga meraung-raung di atas tanah untuk dibelikan kacamata hitam.

Ibu Abece : “Untuk apa kamu minta dibelikan kacamata hitam, anakku..?”

Abece : “Pokoknya saya mau… Titik…”

Ibu Abece : “Beri penjelasan kepada ibu dong. Kalau masuk akal, nanti ibu belikan dech…”

Abece : “Biar kelihatan keren bu… Masak ibu mau anak kesayangan ibu jelek seperti manusia purba…”

Ibu Abece menghibur : “Kamu sudah ganteng kok tanpa kacamata hitam…”

Abece mulai mewek : “Teman-teman perempuanku tidak mau bermain dengan diriku karena mukaku jelek sekali…”

Ibu Abece terlihat begitu sedih melihat putera tunggalnya dibully dan diejek oleh teman-temannya. Beliau menyadari memang Abece memiliki wajah yang sedikit aneh dengan bentuk wajah persegi dengan mata sebesar jengkol dan bibir yang tebal seperti kulit manggis.

Akhirnya, demi anak kesayangannya, ibu Abece membelikan kacamata hitam yang keren. Abece merasa senang bukan kepalang. 

Setiap saat kacamata hitam itu selalu melekat di wajahnya. Bahkan saat mandi, kacamata yang dibeli seharga sepuluh ribu di pasar loak, tidak pernah dilepas walaupun sudah belepotan sabun mandi.

Bukan itu saja, saat tidur pun Abece tetap memakai kacamata kesayangannya. Jika dilepas oleh ibunya, Abece pasti akan terbangun dan mengenakannya kembali.

Kebiasaan menggunakan kacamata hitam membuat heran teman-teman sepermainannya. 

Didi : “Wah, kamu keren banget, kayak Siamang…”

Abece : “Si Amang itu ganteng yah…”

Didi : “Guanteng banget. Artis terkenal dari benua Afrika…”

Abece merasa tersanjung mendengar pujian Didi. Dia semakin percaya diri mengenakan kacamata hitam kemana saja.

Saat memasuki waktu sekolah setelah liburan panjang, Abece tidak meninggalkan kebiasaannya. Dengan penuh kepercayaan diri, Abece memasang muka macho saat berada di dalam kelas.

Saat guru masuk ke dalam kelas, pandangannya langsung tertuju kepada Abece.

Guru : “Abece, lepaskan kacamata hitam saat berada di dalam kelas…”

Abece pura-pura tidak mendengar. Kepalanya melongok ke dalam laci meja, seperti sedang mencari sesuatu.

Guru berteriak kedua kali lebih keras lagi : “Abece…!!! Kamu dengar suara saya atau tidak…?”

Abece terkejut mendengar teriak sang guru, mengakibatkan kepalanya kejendut siku meja, menimbulkan benjol sebesar telur puyuh.

Guru : “Abece, apakah alasan kamu memakai kacamata hitam…?”

Abece diam membisu, memikirkan alasan yang tepat agar tidak dimarahi sang guru. Tiba-tiba, muncul ide cemerlang untuk menjawab pertanyaan sang guru.

Abece : “Begini loh bu guru… Saya terpaksa memakai kacamata hitam karena silau…”

Ibu Guru : “Silau…? Di dalam kelas mana ada silau matahari… Memangnya silau kena apa?”

Abece : “Karena masa depan saya cerah banget. Silaunya gak ketulungan bu….”

Gubrakkk…

#firmanbossini  #joke #gokil #ceritalucu Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s