“BATU NISAN”

<Senin, 27 Juni 2016 COR 12:19>

Suatu ketika, Abece bersama Mongky, cewek yang menyukai dirinya, menghadiri prosesi pemakaman sahabat Mongky yang berprofesi sebagai dokter spesialis.

Di area makam, tampak seorang dokter muda, menangis terseguk-seguk dengan amat pilu, di depan sebuah pusara yang tanahnya masih basah.

Uniknya, di atas pusara makam tersebut, terletak sebuah batu nisan berbentuk “jantung” yang cukup besar dan sangat mencolok dengan warna yang mirip dengan jantung manusia.

Abece tidak tega melihat dokter muda yang ganteng itu, lantas berjalan ke arahnya, menepuk-nepuk pundak sang dokter, seakan-akan sudah mengenal lama.

Abece : “Sudahlah, Dok… Ikhlaskan saja, jangan terus bersedih. Jika kamu terus bersedih, ntar saya bisa ikutan bersedih dan menangis…”

Dokter itu menoleh ke arah Abece, tiba-tiba saja memeluk tubuh Abece dengan erat sambil berkata : “Bang saya takut mati… Bagaimana jika sampai saya yang mati…?

Sambil mengelus kepala sang dokter, Abece berkata : “Tidak ada yang kekal di muka bumi ini. Semua orang pasti meninggalkan dunia yang fana, Dok…”

Dokter : “Begini Bang, yang meninggal ini teman saya. Kami adalah para kumpulan Dokter Spesialis yang sudah sepakat, bagi siapa saja di antara kami, yang meninggal dunia, maka akan dibuatkan batu nisan dengan gambar sesuai bidang spesialis yang dijalani…”

Abece : “Ooo… Sahabat dokter yang meninggal ini spesialis apa?”

Dokter : “Beliau spesialis jantung, makanya batu nisan dia berbentuk jantung.”

Abece : “Gak papa… Tidak masalah kok.. Lalu apa yg membuat dokter begitu khawatir?”

Dokter : “Lahh, kalau saya meninggal nanti, saya tidak dapat membayangkan bentuk batu nisan yang akan dibuat untuk saya…”

Abece : “Emangnya dokter spesialis apa?”

Dokter : “Saya ini adalah dokter spesialis kelamin, Bang…”

Abece: “Omaigot (Oh My God)…”

Abece tidak mampu menahan tawanya… Suaranya membahana hingga ke seluruh areal pemakaman… Seluruh mata pengunjung tertuju kepadanya.

Dokter : “Tuh kan… Saya diledekin… Saya malu Bang…”

Abece : “Gak apa-apa, Dok… Nyantai aja… Nanti batu nisannya disarungin celana dalam… Gitu aja kok repot…”

Seluruh pengunjung terpingkal-pingkal mendengar jawaban Abece yang spontan dan ceplas-ceplos itu.

Gubrakkk…

#firmanbossini obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s