“SUPIR OON – BOSS BEGO”

<Selasa, 20 Juni 2016 COR 17:15>

Pada suatu ketika, Abece dan Kupruk menjadi supir pengganti untuk mendampingi boss-boss mereka yang kebetulan adalah dua orang abang beradik. Mereka melakoni profesi ini selama seminggu.

Setelah melakukan meeting di hotel berbintang lima, kedua orang boss bertemu dan duduk di kafe hotel sambil menunggu kehadiran supir-supir mereka. 

Bossnya Abece : “Supir kamu belum datang? Kemana aja dia…?”

Bossnya Kupruk : “Emangnya supir kamu sudah datang? Belum datang juga khan…?”

Bossnya Abece : “Kamu tahu gak, supir saya yang baru ini bodoh banget…”

Bossnya Kupruk : “Wah, supir saya yang ini juga bego banget. Belum pernah saja jumpai supir sebego ini…”

Bossnya Abece : “Gimana begonya?”

Bossnya Kupruk : “Tuh dia udah datang… Kamu lihat dan dengar saja yah…”

Kupruk tiba di hadapan bossnya dengan terengah-engah. Bajunya basah oleh peluh.

Bossnya Kupruk : “Mengapa kamu berkeringatan…?”

Kupruk : “Tadi saya mendorong mobil bapak gara-gara bensinnya habis…”

Bossnya Kupruk : “Jadi yang pegang setir siapa?”

Kupruk : “Kan jalannya lurus, setirnya saya tahan pakai dahan pohon….”

Bossnya Abece tersenyum dan menyela pembicaraan : “Kok dibilang bego? Pintar nih supir kamu…”

Bossnya Kupruk : “Hmmm… Kupruk, coba kamu pergi ke Toko Emas Sejati, nih saya kasih 50 ribu, tolong kamu belikan kalung emas 20 gram…”

Kupruk : “Oke boss…”

Setelah Kupruk berlalu, Bossnya Kupruk berkata kepada Bossnya Abece : “Tuh kan keliatan begonya… Masak dikasih 50 ribu untuk beli emas 20 gram, dia tidak protes. Hahaha…”

Bossnya Abece : “Wah, setali dua uang dengan supirku. Bentar-bentar saya panggil supirku dulu. Tuh dia uda standby di lobby…”

Abece berjalan tergopoh-gopoh menuju ke arah bossnya setelah melihat lambaian tangan sang boss.

Bossnya Abece : “Coba kamu pulang ke rumah dan lihat apakah isteriku ada di rumah…?”

Abece melirik ke arah wanita cantik yang berada di samping bossnya. Namun dia tidak berani berkata-kata dan langsung berlalu dari hadapan bossnya.

Abece : “Siap boss… Perintah dilaksanakan…”

Bossnya Abece berkata kepada bossnya Kupruk : “Parah kan supirku… Sudah jelas isteri saya ada di sampingku, kok dia diam aja. Bodoh atau buta nih supirku…”

Kedua boss pengusaha properti tertawa terbahak-bahak. Suara menggelegar memenuhi ruangan kafe yang masih ramai dipenuhi pengunjung.

Sementara itu, di lokasi pelataran tempat parkir basement, kedua sopir (Abece dan Kupruk) itu bertemu dan saling curhat..

Kupruk : “Bro, boss saya bodohnya minta ampun… Tadi saya dikasih duit 50 ribu untuk membeli kalung emas 20 gram di tokonya sendiri. Lagi pula, toko emasnya semalam kamalingan hingga emasnya ludes semua… Pokoknya, ini boss yang paling bodoh yang pernah saya jumpai…”

Abece : “Itu mah belum apa-apa dibandingin boss saya. Tadi saya disuruh pulang untuk melihat isterinya, padahal isterinya ada di samping dia. Lagipula dia kan ada membawa hape, apa susahnya tinggal pijit tombol telepon rumah atau nomor isterinya. Ini malah nyuruh saya pulang ke rumah. Bukan main begonya bossku ini…”

Kupruk menimpali : “Kita memang senasib seperjuangan. Kok bisanya dapat boss yang bodoh dan bego setengah mati..”

Gubrakkk…

#firmanbossini obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s