“MENDIDIK ANAK”

<Minggu, 12 Juni 2016 COR 18:12>

Jika seorang anak dididik dengan celaan dan makian, maka sesungguhnya kita sedang mengajarinya menjadi pribadi yang suka menghujat dan berkata kasar.

Jika seorang anak dididik dengan permusuhan, maka sesungguhnya kita sedang mengajarinya menjadi pribadi yang gemar berkelahi dan berselisih dengan orang lain.

Jika seorang anak dididik dengan intimidasi dan ancaman, maka sesungguhnya kita sedang mengajarinya menjadi pribadi yang gelisah dan penuh ketakutan.

Jika seorang anak dididik dengan rasa kasihan, maka sesungguhnya kita sedang mengajarinya menjadi pribadi yang selalu diselimuti kekhawatiran dan rasa rendah diri.

Jika seorang anak dididik dengan olok-olok atau cibiran, maka sesungguhnya kita sedang mengajarinya menjadi pribadi yang suka mempermalukan orang lain.

Sementara itu…

Jika seorang anak dididik dengan kalimat motivasi, maka sesungguhnya ia sedang belajar untuk memupuk rasa percaya diri.

Jika seorang anak dididik dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, maka sesungguhnya ia sedang belajar untuk mencintai orang-orang sekitarnya.

Jika seorang anak dididik dalam situasi yang penuh toleransi, maka sesungguhnya ia sedang belajar untuk menahan diri dari sifat egois.

Jika seorang anak dididik dengan pujian, maka sesungguhnya ia sedang belajar untuk menghargai dan menghormati sesama umat manusia.

Jika seorang anak dididik dengan kesabaran, maka sesungguhnya ia sedang belajar bagaimana cara menenangi diri saat menghadapi masalah.

Jika seorang anak dididik dengan hati yang gemar berbagi, maka sesungguhnya ia sedang belajar tentang arti bersedekah dan nilai-nilai kedermawanan.

Jika seorang anak dididik dengan kejujuran dan keterbukaan, maka sesungguhnya ia sedang belajar tentang kebenaran dan keadilan.

Jika seorang anak dididik dengan perlindungan dan rasa aman, maka sesungguhnya ia sedang belajar menciptakan kepercayaan kepada orang lain.

Jika seorang anak dididik dengan menjunjung nilai-nilai persahabatan, maka sesungguhnya ia sedang belajar untuk bersosialisasi dan menemukan seseorang yang dipercayai dalam kehidupan.

#firmanbossini obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Renungan Harian. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s