“SOLUSI AGAR TIDAK TERLAMBAT”

<Sabtu, 28 Mei 2016 COR 19:09>

Pernah suatu ketika, Abece ditunjuk menjadi manajer sementara, di tempat kerjanya. Manajer yang sebenarnya sedang cuti selama dua bulan.

Setiap hari Abece mengamati absensi karyawan yang berjumlah tiga puluh orang. Ternyata, sebagian besar dari mereka selalu bertindak indisipliner, sering terlambat masuk kerja.

Teguran lisan maupun surat peringatan yang ditandatangangi oleh Abece, kurang mendapat respons dari karyawan yang membandel.

Hingga akhirnya, Abece mengumpulkan semua karyawan tersebut di lapangan dan mulai menginterogasi satu persatu karyawan yang tidak disiplin.

Abece : “Mengapa kamu selalu terlambat?”

Karyawan A : “Saya harus menyusui anakku dulu Pak… Kan kasihan kalo dia kelaparan.. Bagaimana jika bapak yang menjadi balita, pasti bapak juga akan merengek dan menangis kelaparan. Betul tidak, Pak..?”

Abece : “Iya benar. Kita tidak boleh menelantarkan balita, sebab sebelum dewasa kita juga adalah seorang balita…”

Abece menunjuk ke arah pegawai wanita yang berlipstik tebal : “Mengapa kamu telat selama tiga hari..?”

Karyawan B : “Pak, saya sudah KB, jadi tidak mungkin telat. Lagipula umur saya sudah 40 tahun lebih, tidak baik jika harus hamil lagi…”

Abece : “Alamak… Bukan itu maksudku… Kok oon banget sich… Yang saya tanyakan adalah mengapa kamu sering terlambat masuk kerja… Paham Bu…?”

Karyawan B : “Maafkan saya my boss… Saya harus merias diri dulu supaya menjadi cantik. Dampaknya, pelanggan kita akan betah berlama-lama duduk di kantor. Jika penampilan kita jelek, tidak ada yang mau datang, terus perusahaan tutup dan akhirnya kita semua di-PHK. Salah siapa…? Salah bapak juga kan…?”

Abece terdiam sejenak, mendengar jawaban karyawan B. Kemudian mengangguk : “Iya… Betul, kamu tidak salah…”

Abece berjalan menuju tempat berdirinya seorang karyawan wanita yang paling cantik, menarik, tinggi semampai dan berpenampilan seksi, sambil berkata : “Kamu juga… Mengapa selalu telat…?”

Karyawan C : “Suami saya Pak…”

Abece : “Apa hubungannya keterlambatan kamu dengan suami kamu…”

Karyawan C : “Begini Pak… Jika saya tidak melayani suamiku, menyiapkan sarapan dan baju kerjanya, ntar si Inem, pembantu yang melakukan pekerjaan ini. Bisa-bisa mereka selingkuh. Apakah Bapak mendukung mereka untuk selingkuh..?”

Abece : “Tentu saja tidak…”

Karyawan C : “Jika tidak, biarkan saya terlambat masuk kerja yah…”

Abece terdiam merenungi semua alasan yang dikemukan para karyawan. Dia berpikir keras mencari solusi agar semua karyawan tidak terlambat masuk kerja.

Tinggggg…!!!

Abece : “Berhubung ada instruksi dari big boss perusahaan agar karyawan tidak terlambat masuk kerja. Daripada saya mendapat teguran bahkan sampai diberhentikan, untuk itu saya telah mengambil sebuah keputusan penting…”

Semua karyawan mendengar “pidato” Abece dengan seksama dan hati berdebar-debar. Sebagian mengira, akan ada Surat Peringatan yang berujung PHK alias pemecatan bagi karyawan yang sering terlambat. Atau mungkin adanya pemotongan gaji…

Abece berteriak keras : “Demi kepentingan bersama dan mencegah karyawan terlambat masuk kerja, maka saya telah memutuskan bahwa perusahaan baru akan buka dan mulai beroperasi jika semua karyawan sudah datang…. Setuju..?”

Semua karyawan bertepuk tangan dan mengelu-elukan Abece : “Hidup Bapak Abece… Hidup Bapak Penyelamat kami….”

Gubrakkk…

#firmanbossini obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke, Renungan Harian. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s