“DUNIA AKAN MELIHAT KITA”

<Kamis, 26 Mei 2016 COR 19:25>

Kebanyakan orang ingin menjadi terkenal. Menurut mereka, menjadi orang top itu sangat menyenangkan. Kebanggaan muncul ketika dikerubuti oleh banyak penggemar yang rajin menebar puja dan puji.

Ada banyak cara untuk menjadi terkenal. Namun, dari sekian banyak cara, hanya ada dua cara untuk mewujudkannya. Berperilaku baik dengan segudang prestasi menonjol atau sebaliknya berperilaku buruk yang menyakiti hati banyak orang.

Di era digital sekarang ini, segelintir orang lebih memilih menjadi orang terkenal dengan cara salah. Mereka membuat portal/website yang hanya berisi berita bohong, menyesatkan dan penuh dengan hujatan. 

Mereka sangat pintar memilih tema berita yang dapat menggugah perasaan orang dan merasa diri mereka adalah kaum yang tertindas dan teraniaya. 

Kita sering melihat selebriti di layar televisi. Mereka dielu-elukan oleh penggemarnya. Saat mereka bernyanyi dan bergoyang di atas panggung, para penonton mengikuti gaya mereka, tidak peduli gayanya yang konyol maupun kocak, serta tidak peduli dengan perilaku dan keseharian mereka yang negatif.

Sebaliknya ada yang terkenal karena memiliki kemampuan akademik yang hebat dan menjadi siswa teladan. Ada yang terkenal sebagai koki, olahragawan, politisi jujur, penulis yang gemar memberikan motivasi dan inspirasi serta mereka yang berasal dari keluarga sederhana namun terekspose sebagai orang yang berperilaku mulia karena gemar menolong banyak orang tanpa pamrih.

Nah, dapatkah kita menjadi orang populer, terkenal sebagai orang yang berprestasi baik?

Siapa saja dapat menjadi orang terkenal, tanpa melihat tampang, tanpa melihat kepintaran dan bahkan juga tanpa melihat status sosial keluarganya. 

Jika kita bisa menyanyi, menyanyilah dengan baik. Jika kita bisa memasak, memasaklah dengan baik. Jika kita bisa menulis, menulislah dengan baik. Jika kita bisa memotivasi, lakukanlah itu dengan baik. Kembangkan diri kita dengan menggali semua kemampuan yang tersembunyi di dalam diri.

Sobatku yang budiman…

Untuk meraih impian, dibutuhkan waktu yang tidak singkat dan proses yang berliku-liku. Halangan dan rintangan pasti akan menghadang.

Namun, kita tidak boleh menyerah. Teruslah berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan potensi diri dan tetap konsisten dengan impian awal.

Jika kita mampu mempertahankan kondisi seperti ini, kesuksesan tidaklah jauh dari hidup kita. Sukses itu ada di samping kita. 

Dan akhirnya, dunia akan “melihat” kita, meskipun kita berasal dari ujung dunia yang paling jauh….

#firmanbossini obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Renungan Harian. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s