“PEMUTIHAN”

<Sabtu, 21 Mei 2016 COR 17:33>

Dodot : “Om Abece, kok jelek amat yah? Udah gitu hitam, bego dan bau terasi…”

Abece : “Jangan ngomong gitu dong, Dot… Gini-gini tante Mongky masih suka sama saya…”

Dodot : “Pokoknya om Abece jeleeeekkkk kayak cicak yang berhidung pesekkk…”

Abece : “Jadi manusia jangan suka menghina orang lain. Tidak baik buat kesehatan loh…”

Dodot : “Nah kan uda keliatan begonya. Apa hubungan menghina orang dengan kesehatan, Om?”

Abece : “Makanya belajar yang banyak biar pintar. Sini Om kasih tahu kamu. Jika kamu terus menghina orang, lantas orang itu memukul kamu, apa itu tidak berbahaya buat kesehatan kamu? Kamu bisa sakit dan bakal masuk rumah sakit. Betul tidak yang Om bilang?”

Dodot : “Iya juga yah. Nah kali ini Om pintar tuh…”

Sepenggal percakapan antara Abece dengan Dodot, keponakan Mongky, membuat Abece malu. Dia berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki lapisan kulitnya yang berwarna gelap.

Pernah juga, Abece menggunakan sabut kelapa untuk mencuci piring, menggosok kulitnya dengan sekuat tenaga. Bukannya hitam kulitnya yang memudar, malah yang muncul justru luka memerah di sekujur wajah dan tubuhnya. Weleh…weleh…

Dengan membelikan sebatang es lilin, Abece meminta bantuan Dodot mencari informasi yang “murah meriah”, cara jitu untuk memutihkan kulitnya.

Hingga suatu ketika, Dodot mengabarkan kabar gembira, ada tempat yang sedang mengadakan “pemutihan” kulit gratis.

Dodot mengajak Abece ke suatu lokasi yang dirahasiakan Dodot. Abece harus menutup matanya sejak dari rumah hingga ke tempat pemutihan. 

Di angkot Abece menjadi bulan-bulanan ledekan penumpang, namun demi mencapai tujuan agar kulitnya menjadi putih, Abece mengacuhkan semua cibiran mereka. Mata, telinga dan hidungnya ditutup rapat-rapat.

Saat turun dari angkot, Abece dituntun oleh Dodot memasuki halaman sebuah kantor pemerintahan. Penutup mata Abece dilepas oleh Dodot.

Abece : “Tempat apa ini, Dot? Kok kayaknya kantor pemerintah? Kamu jangan main-main. Saya ini ingin memutihkan kulit, bukan untuk melamar jadi PNS…”

Dodot tersenyum, lalu berujar dengan sangat percaya diri: “Tenang saja Om. Pokoknya kulit Om bisa putih dan tidak perlu mengeluarkan duit sepeserpun…”

Abece : “Mantap…. Pokoknya kalo yang gratis, pasti Om suka. Kamu pintar dan hebat…”

Dodot mengajak Abece memasuki ruangan pendaftaran. Sebelumnya mereka harus mengantri untuk mengambil nomor antrian. 

Setelah menunggu hampir satu jam, akhirnya terdengar panggilan terhadap nomor antrian yang sedang dipegang Abece.

Mereka berdua melangkah masuk ke dalam ruangan, dibawah tatapan puluhan pengunjung. Penyebabnya mereka sama sekali tidak membawa apapun juga. Sementara pengunjung yang lain, masing-masing memegang tumpukan berkas dalam map.

Sesampainya di ruangan, mereka disambut oleh pegawai kantor yang berpakaian rapi, kemeja lengan panjang dan dasi merah menyala.

Pegawai : “Selamat siang… Ada yang bisa kami bantu…?”

Dodot : “Maaf Pak… Apakah benar, di sini sedang ada pemutihan?”

Pegawai : “Benar sekali… Mohon tunjukkan berkas-berkas pajak kalian…”

Abece : “Berkas pajak apa Pak? Ini kantor pajak…?”

Abece menoleh ke arah Dodot. Matanya melotot dan mulutnya terbuka lebar seakan ingin menerkam Dodot. 

Dodot : “Begini Pak… Yang mau saya putihkan itu, Om ini yang berkulit hitam legam dan dekil. Bisa kan Pak…?”

Pegawai kantor tidak dapat menahan gelak tawanya. Rekan-rekan sejawatnya juga ikut tertawa terbahak-bahak.

Pegawai : “Dasar bego plus oon, bapak ini super bloon mau percaya dengan omongan anak kecil ini…”

Abece tidak dapat menahan rasa malu, segera meletakkan jepitan jari jempol dan telunjuk ke telinga Dodot, sambil “menyeret” Dodot keluar dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Gubrakkk…

#firmanbossini obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s