“PRIA YANG ANEH”

<Jumat, 06 Mei 2016 COR 13:30>

Ketika hendak menikmati makan siang bersama Mongky, tiba-tiba Abece membisikkan sesuatu ke telinga Mongky..

Raut wajah Mongky seketika berubah, kepalanya mengangguk-angguk tanda mengerti dengan maksud dan tujuan Abece.

Abece segera berlalu dari hadapan Mongky. Tidak berapa lama kemudian, Abece kembali dan berdiri di depan pintu, tidak masuk ke dalam. Penampilan Abece sudah berbeda dengan rambut awut-awutan, sehingga tidak ada orang yang mengenalnya lagi.

Saat seorang pelayan datang mengantarkan makanan ke meja, tiba-tiba saja Mongky berteriak : “Mbak, tolong panggil pria yang sedang berdiri di depan pintu itu…”

Pelayan : “Emangnya ada apa dengan pria tersebut?”

Mongky : “Dia itu pria paling aneh yang pernah saya tahu…”

Pelayan : “Anehnya bagaimana? Rambutnya yang acak-acakan atau mukanya yang mirip dengan manusia purba Pithecantropus Erectus…?”

Mongky : “Bukan itu saja mbak… Tolong panggilkan dia, nanti mbak akan melihat keanehan yang ada pada dirinya…”

Tak lama kemudian, pelayan bersama Abece masuk dan berdiri di samping meja Mongky. Para tamu yang mendengar percakapan antara Mongky dan pelayan sebelumnya, antusias ingin melihat keanehan Abece.

Mongky : “Abang mau makan apa? Mau minum jus atau apa?”

Abece : “Mau air putih saja…”

Setelah menenggak habis air putih yang ada di atas meja Abece memasang muka bloon dan plonga plongo, seperti orang bego.

Kemudian Mongky mengeluarkan dua lembar uang dari dompetnya, yaitu uang kertas sepuluh ribuan dan duapuluh ribuan dan meletakkan di atas meja.

Mongky : “Bang…mau pilih yang mana? Uang sepuluh atau dua puluh ribu?”

Abece mengernyitkan dahinya, seraya berpikir sejenak. Lalu mengambil uang sepuluh ribu dan pergi berlalu begitu saja.

Mongky : “Betul kan mbak, apa yang saya bilang tadi. Dia itu memang pria aneh. Padahal almarhum bapaknya adalah seorang pengusaha kaya. Setiap kali saya menawarkan uang dengan dua nominal yang berbeda, dia selalu mengambil nominal kecil…”

Seorang tamu tidak percaya dengan apa dilihatnya, lantas menyuruh pelayan memanggil Abece.

Dengan mengeluarkan uang dua puluh ribu dan lima puluh ribu, tamu ini menawarkan kepada Abece. Kembali Abece hanya mengambil uang nominal kecil yaitu uang dua puluh ribu.

Beberapa tamu mengulanginya dan Abece tetap mengambil yang lebih kecil.

Hingga akhirnya ada seorang ibu muda yang penasaran, mengeluarkan cincin berlian dan kalung berlian untuk dipilih. Bukannya mengambil kalung yang lebih mahal harganya, namun Abece lebih memilih cincin berlian.

Setelah beberapa saat, ketika semua tamu pulang dengan menyisakan Mongky yang duduk sendirian, pelayan tersebut memanggil Abece.

Pelayan : “Bang, saya mau tanya nih… Mengapa abang lebih memilih uang sepuluh ribu ketimbang uang duapuluh ribu, lebih memilih barang murah daripada yang mahal…?

Abece : “Begini, mbak… kalo saya mengambil uang sepuluh ribuan, nanti saya pasti tidak akan dipanggil lagi ke dalam… Hehehe…”

Pelayan : ” Kamu memang aneh, tapi lebih aneh lagi tamu-tamu di sini yang terperdaya oleh ulahmu…”

Abece tersenyum sambil mengerlingkan matanya ke arah Mongky…

Gubrakkk…

#firmanbossini m.facebook.com/firman.bekenmedia

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s