“MELANGKAH DENGAN YAKIN”

<Senin, 02 Mei 2016 OOR 07:15>

Pernahkah kita melihat bagaimana seekor katak menangkap mangsanya?

Serangga yang menjadi makanan katak justru akan bergerak mendekati katak yang diam tidak bergerak. Saat serangga sudah berada dalam jangkauan lidahnya, katak akan membuka mulutnya, menjulurkan lidahnya untuk meraih mangsanya dan menutup mulutnya kembali dengan cepat.

Jika saja serangga tidak bergerak mendekati katak, maka tidak mungkin katak akan mendapatkan makanannya.

Walau kemampuan katak dapat melompat jauh atau tinggi, namun kecepatan bergerak serangga jauh lebih gesit dari seekor katak.

Saat serangga hinggap di tempat tinggi, maka katak tidak akan dapat berbuat apa-apa, dan hanya dapat membayangkan betapa lezatnya mangsanya itu.  

Tugas utama katak agar dapat bertahan hidup hanya dengan “melangkah” menuju satu titik persinggahan, sabar berdiam diri dengan penuh konsentrasi, lantas memaksimalkan “kemampuannya” menjulurkan lidah dengan cepat untuk menangkap serangga. Hanya itu saja…

Sobatku yang budiman…

Jika saat ini kita sedang mengalami kesulitan hidup dan sangat mengkhawatirkan hari esok, marilah kita melihat kehidupan seekor katak.

Setiap hari keluar dari sarang untuk mencari mangsa, seekor katak tidak pernah tahu hendak kemana mencari serangga. Katak tidak pernah mengeluh. 

Dengan tingkat kesabaran yang super tinggi, seekor katak diam membisu di suatu tempat untuk menunggu serangga yang datang. 

Katak tetap berusaha dan terus berusaha dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, berharap berkah makanan datang ke hadapannya. Suatu bentuk kepasrahan yang tidak gampang untuk ditiru oleh umat manusia.

Namun yang pasti, dengan keterbatasannya, tidak pernah ada katak yang berusaha untuk mabuk-mabukan atau narkoba-an karena frustasi, kecewa, marah dan sakit hati. Dan juga tidak akan pernah ada katak yang berniat untuk bunuh diri. 

Katak tidak akan pernah menjual diri atau berjudi, tidak pernah berharap banyak kepada orang lain atau pinjam uang kesana kemari. 

Seekor katak senantiasa menjunjung tinggi sikap optimistis dan meyakini bahwa Tuhan pasti akan berbuat yang terbaik baginya. 

Jadi, untuk apa lagi kita harus bersedih, merenungi kegetiran hidup dan bahkan mungkin menyesali apa yang telah terjadi dalam hidup kita?

Bukankah Tuhan memberikan kemampuan dan kekuatan untuk mencari nafkah, jauh lebih sempurna dari seekor katak?

Manfaatkanlah semua kemampuan, talenta dan kekuatan yang kita miliki untuk tetap optimis berjuang tanpa kenal menyerah dalam menaklukkan dunia.

Percayalah, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan umatnya, tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri dalam kegelapan, sebab di ujung perjalanan akan tampak seberkas cahaya terang yang akan menerangi kegelapan hidup kita.

Yakin dan percayalah…

#firmanbossini

Obrolanbeken.wordpress.com

Advertisements
This entry was posted in Renungan Harian. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s