“TUHAN… INI BETA”

<Sabtu, 23 April 2016 OOR 14:55>

Sinchan, seorang pegawai perusahaan farmasi yang sangat lugu, jujur, baik hati dan setia memiliki kebiasaan unik, yang jarang dimiliki oleh orang kebanyakan.

Di antara rumah dan kantornya, terdapat dua buah rumah ibadah dari agama yang berbeda. 

Setiap pagi, Sinchan berangkat ke kantor, selalu melewati kedua rumah ibadah tersebut. Saat berada di depan rumah ibadah tersebut, Sinchan selalu menyempatkan diri untuk berhenti dan memanjatkan doa sejenak.

Demikian juga saat pulang ke rumah, Sinchan tidak pernah melupakan aktifitas tersebut. Dia tidak masuk ke dalam, hanya berdiri di depan pintu gerbang, sambil menangkupkan kedua tangannya dan menundukkan kepala. Hanya memerlukan 5 detik saja, Sinchan berdoa.

Aktifitas yang dianggap aneh ini sudah dilakoninya selama sepuluh tahun sejak awal bekerja di perusahaan farmasi.

Seorang teman sejawatnya, melihat perbuatan Sinchan, lantas bertanya : “Sinchan, apa yang kamu lakukan di depan pintu rumah Tuhan setiap hari?”

Sinchan berkata : “Beta selalu berdoa. Nikmat sekali rasanya bisa berbincang-bincang dengan Tuhan…”

Temannya heran, bertanya lagi : “Setiap hari sebanyak dua kali, di dua tempat ibadah berbeda? Doa apa saja..?”

Sinchan : “Singkat saja kok, saya cuma bilang, *Tuhan, ini beta*”

Pada suatu hari, Sinchan menderita luka parah akibat ditabrak oleh mobil yang tidak dikenal. Beberapa orang yang mengenalnya sebagai orang baik dan santun, membawa Sinchan ke rumah sakit. Karena lukanya cukup mengkhawatirkan, Sinchan dirujuk ke ruangan ICU.

Berulang kali, Sinchan merintih kesakitan menahan rasa perih. Dari mulutnya terucap kalimat : “Tuhan, ini beta…” Setiap kali rasa sakit mendera tubuhnya, Sinchan selalu memanggil nama Tuhan.

Hingga suatu malam, Sinchan bermimpi sesuatu yang aneh. Sinchan mengigau : “Ohh… Siapakan dirimu? Saya sepertinya mengenal dirimu…”

Suara kembut menyapa Sinchan, seraya membelai rambut dan menyentuh keningnya : “Sinchan, ini beta…”

Sinchan terjaga dari tidurnya. Kepalanya bergerak kesana kemari mencari sosok yang menjumpainya dalam mimpi. Sinchan merasa senang dan tenang. Rasa sakitnya sudah hilang. 

Dengan sigap, Sinchan bangkit dan duduk di samping pembaringan. Selang infus telah terlepas, tidak tahu siapa yang melepaskannya.

Sinchan merasa sudah bugar kembali seperti sedia kala. Dia berlari ke luar kamar sembari berkata : “Tuhan, ini beta…”

Para perawat merasa keheranan dengan tingkah Sinchan. Namun yang lebih mengherankan adalah kondisi Sinchan yang sepertinya sudah pulih, tidak menampakkan tanda-tanda pernah sakit, kecuali bekas perban dan memar karena jarum selang.

Perawat : “Ada apa Sinchan? Apa yang kamu cari?”

Sinchan menjawab : “Beta mau mencari Tuhan yang tadi sempat menjenguk diriku…”

Para perawat berpikir Sinchan sedang bermimpi dan mengigau sambil berjalan. Mereka khawatir dengan kondisi Sinchan yang masih sakit. Namun setelah diperiksa semua, ternyata Sinchan sudah sembuh total.

Sobatku yang budiman…

Jangan pernah meninggalkan Tuhan sebab Tuhan sangat menyayangi orang yang tulus hati, jujur, baik hati dan setia kepada-Nya.

Tuhan tidak membutuhkan kepandaian kita, tidak membutuhkan kelincahan lidah kita dalam mengucapkan doa, tidak membutuhkan doa yang panjang-panjang dan tidak membutuhkan harta duniawi untuk dipamerkan di hadapan-Nya.

Satu hal yang pasti, Tuhan maha tahu dan maha adil, sanggup melihat sampai jauh ke dasar hati kita, apa yang menjadi motivasi dan kerinduan kita saat berserah dan bermanja-manja dengan-Nya.

Hanya dengan mengatakan : “Tuhan, ini beta” itu sudah lebih dari cukup, asal diucapkan dengan tulus dan penuh kepasrahan. Tuhan pasti sudah tahu dan mengerti.

“Tuhan, ini beta….”

(Salam Kebahagiaan – FB)
  

Advertisements
This entry was posted in KISAH INSPIRATIF. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s