“ES RUMPUT LAUT”

<Kamis, 21 April 2016 OOR 14:58>

Beberapa hari belakangan ini, matahari bersinar dengan sangat terik. Siang hari terasa sangat panas membara.

Abece tidak mampu menahan panasnya udara, lantas melepaskan baju dan celananya, sehingga tinggal baju singlet merek Playboy dan celana boxer merek Sorella. Abece berusaha mendinginkan badannya di bawah pohon petai di samping rumah.

Abece merasa sangat kehausan. Tidak berapa lama kemudian melintaslah seorang penjual es dengan gerobak dorongnya yang berwarna hijau.

Abece : “Abang jualan apa?”

Penjual es : “Emangnya mata kamu buta yah… Atau hanya pura-pura nanya aja… Biar kamu tahu yah, saya ini penjual es keliling terenak di kampung ini…”

Abece : “Oh, sorry bang. Soalnya belakangan ini, banyak sekali yang berpura-pura. Dunia ini penuh dengan sandiwara. Padahal me….”

Penjual es : “Stoopppp…!!! Saya ini jualan es, bukan mau dengar ceramah kamu…!”

Abece : “Iyaaa…iyaaa…maaf… Abang ada jual es apa aja?”

Penjual es : “Es semua rasa, ada saya jual. Es durian, kacang hijau, nangka, dan lan-lain. Tapi sudah habis semua, yang ada tinggal es rasa baru yaitu es rumput laut, bang…”

Abece : “Wah, pasti enak dong. Khasiat rumput laut itu bagus banget buat kesehatan…”

Penjual es : “Saya juga heran, mengapa orang yang sudah sekali minum, tidak mau minta nambah lagi. Tidak seperti es lain yang berulang kali diminta tambah…”

Abece : “Mungkin mereka tidak terbiasa dengan rasa dan tekstur rumput laut. Lama-lama mereka akan doyan kalo udah terbiasa. Atau mungkin mereka bego plus oon tuh, gak seperti diriku. Saya pesan satu gelas dong bang…”

Penjual es : “Sippp, bentar yah….”

Tidak berapa lama kemudian, segelas es rumput laut telah selesai disajikan.

Penjual es : “Ini bang es rumput lautnya. Kalo mau minta nambah, jangan sungkan-sungkan yah….”

Abece : “Oce… Sipppp…”

Kemudian, karena sangat kehausan, Abece segera menghabiskan es rumput laut yang terlihat sangat segar tersebut dalam sekali teguk.

Belum sampai menghabiskan semua isi yang ada di dalam gelas, seketika Abece memuntahkan semua es rumput laut yang berada di dalam mulutnya.

Abece : “Hoekksss… Minuman apa sich ini…?”

Penjual es : “Es rumput laut bang… Kenapa?”

Abece : “Hah… tapi kok rasanya kayak begini? Rumputnya keras dan tidak kenyal seperti rumput laut. Seperti ada bau kotoran kambing gitu. Terus air esnya asin banget… Hoewekksss…”

Penjual es : “Oh gitu yah bang…. Soalnya, rumput hijaunya saya ambil dari rumput dari sisa makanan kambing. Nah, kalo airnya, asli saya ambil dari laut bang…”

Abece : “Alamakkk… Dasar penjual es koplak…!!! Pantesan es rumput laut kamu tidak laku-laku….”

Gubrakkk…

(Salam Cekikik – FB)

  

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s