“DIBERHENTIKAN OKNUM POLISI”

<Senin, 11 April 2016 OOR 17:47>

Pernah suatu ketika, Abece tertangkap mata oknum polisi karena menerobos lampu lalu lintas di suatu persimpangan empat.

Oknum Polisi berteriak sambil menahan laju motor Abece : “Berhenti…!!!”

Abece tidak mampu menghindar lagi, mukanya dibuat pura-pura bego, sambil bertanya : “Ada apa Pak? Mengapa saya disuruh berhenti…?”

Oknum Polisi : “Selamat siang… Tolong tunjukkan surat-surat kendaraan, SIM dan STNK..”

Abece : “Waduh, dompet saya ketinggalan Pak, lagi pula saya baru saja dipecat dari pekerjaan, saya ini seorang pengangguran. Kasihan dong sama saya Pak. Bagaimana jika Bapak berada di pihak saya…”

Oknum Polisi : “Iyaa… Iya… Saya prihatin. Lihat muka kamu yang kayak robot hidup saja saya sudah kasihan. Ya udah, kamu saya tilang saja….”

Abece : “Bapak ini gimana sich, kan saya gak bawa surat-surat, apa yang mau ditilang?”

Oknum Polisi : “Benar juga yah… Saya tahan motor ini saja dan setelah kamu bawa surat-suratnya baru saya tilang…”

Abece : “Gini saja Pak… Kita sama-sama manusia yang tidak sempurna di mata Tuhan, bagaimana kalau kita berdamai….”

Oknum Polisi : “Banyak cakap kayak orang pintar saja. Pokoknya kamu saya tahan. Motor kamu aja yang pulang sendiri untuk membawa surat-surat kendaraan…”

Abece bingung dengan kalimat Oknum Polisi ini, apa mungkin motor bisa pulang sendiri. Oknum Polisi ini sedang stress berat nih…

Abece menunjukkan uang 50 ribu, lalu berkata : “Ini sisa uang terakhirku. Jika saya kasih ke bapak semua, nanti saya mau makan apa? Bapak ada merokok?”

Oknum Polisi menjawab ketus : “Sampurna….”

Abece : “Berapa…?”

Oknum Polisi melirik ke kiri dan kanan, ingin memastikan tidak ada yang melihat dan mendengar percakapannya dengan Abece : “Cukup dua saja…”

Abece hendak membawa motor ke warung di seberang jalan, namun Oknum Polisi itu mencegah.

Oknum Polisi : “Kamu pasti berniat kabur…! Motor tetap di sini…!!!”

Abece : “Ahhh, Bapakkk… Saya ini orang baik dan jujur kok…”

Oknum Polisi : “Cepat pergi, jangan banyak cakap lagi…!!!”

Dengan berlari-lari kecil, Abece menyeberang jalan menuju ke sebuah warung kecil.

Abece berkata kepada pemilik warung sambil menunjuk ke arah polisi di seberang jalan : “Bang, saya disuruh sama Oknum Polisi itu mengambil 4 bungkus rokok Sampurna A Maild…”

Pemilik warung : “Oknum Polisi yang mana? Kamu jangan menipu yah… Awas kalo nipu, saya akan telanjangi kamu agar menjadi tontonan orang banyak…”

Abece sempat merasa gentar dengan ancaman pemilik warung, tapi sudah terlanjur basah. Nasi sudah menjadi bubur…

Abece : “Bentar saya tanya dulu ke Pak Polisi yah…”

Abece berlari ke pinggir jalan sambil berteriak : “Paaakkk…. Sampurna yang warna merah atau hijau?”

Oknum Polisi itu menjawab singkat : “Hijauuuu….”

Abece mengambil contoh Sampurna Menthol warna hijau dari warung, disaksikan oleh pemilik warung.

Abece : “Pak Polisi, betul gak yang seperti ini…?”

Oknum Polisi menoleh ke arah Abece sambil mengacungkan jari jempolnya.

Lalu Abece berkata ke pemilik warung : “Udah percaya kan Bang…?”

Pemilik warung : “Iyaa, saya pikir kamu mau menipu. Sungguh hebat kalo kamu masih nekat menipu kami…”

Abece : “Tenang saja…nyantai… mana rokoknya? Ntar Oknum Polisi itu yang bayar yah… Oke siiip…”

Pemilik warung menyerahkan 4 bungkus rokok Sampurna sambil berkata : “Oke sippp…”

Abece segera berlari menyeberang menjumpai Oknum Polisi untuk menyerahkan dua bungkus rokok Sampurna, sisanya yang dua bungkus lagi, langsung dikantonginya tanpa diketahui siapapun.

Abece : “Nih Pak, saya sedekahkan dua bungkus rokok ini buat Bapak… Selamat menikmati…”

Oknum Polisi : “Oke makasih Dik, atas dua bungkus rokoknya. Lain kali hati-hati di jalan ya….”

Abece : “Oke dech… Mohon maaf sebelumnya atas kesalahanku….”

Sambil tertawa nyengir, Abece menggeber motornya secepat mungkin meninggalkan polisi tersebut.

Gubrakkk…

(Salam Cekikik – Salam UFO)

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s