“JANGAN PHP-IN SAYA…”

<Jumat, 01 April 2016 COR 14:27>

Suatu ketika, Abece menumpang sebuah angkot menuju ke rumah pacarnya Miyabi. 

Di dalam angkot hanya diisi oleh Abece dan seorang ibu muda yang sedang menyusui anak balitanya.

Sebenarnya Abece merasa sungkan karena tidak terbiasa melihat proses menyusui. Lagipula sejak kecil, ibunya tidak pernah menyusui Abece karena mengalami gangguan kesehatan.

Alhasil, ibunya terpaksa merelakan anak tersayangnya menyusu pada kambing yang berada di kandang belakang, hingga Abece berumur 7 tahun. 

Di dalam angkot, balita yang sedang menyusui sangat rewel, mungkin tidak terbiasa dengan kehadiran orang lain, apalagi oleh mata Abece yang melotot seperti mata jengkol.

Beberapa kali, bayi rewel ini melepaskan mulutnya, kemudian menangis.

Sang ibu merasa kesal dan hampir hilang akal dalam membujuk anaknya dan kesabarannya juga sudah mulai menipis.

Sang Ibu : “Kalo kamu masih nangis, ntar saya suruh abang ini yang menyusui kamu yah…”

Sepertinya, bayi tadi mengerti maksud ibunya dan tidak bersedia disusui oleh Abece. Bayi itu takut dan mulai menyusu lagi.

Abece : “Ada-ada aja mbak ini. Mana mungkin saya bisa menyusui anak mbak. Saya kan laki-laki… Hehehe…”

Mendengar suara jelek Abece, bayi itu kembali melepaskan mulutnya dan menangis.

Sang ibu membujuk : “Anakku sayang, cepat diminum susunya, kalo kamu gak mau, ntar bunda kasih buat abang ini…”

Abece : “Nah, ini baru benar…”

Bayi tadi takut dan menyusu kembali…

Suatu ketika, saat supir angkot mengerem mendadak, bayi itu kembali melepaskan mulutnya dan menagis lagi.

Sang Ibu : “Nak, kamu jangan bandel yah… Nanti benar-benar ibu kasih kepada abang ini…”

Kejadian ini berulang hingga beberapa kali. Sang ibu selalu mengancam akan memberikan susu anaknya buat Abece. Abece menanti dengan hati berdegub kencang, namun belum ada realisasinya.

Sampai akhirnya Abece berkata pelan serasa berbisik dengan mimik wajah galau : “Mbak, tolong kasih kepastian dong… Jangan PHP-in saya. Jadi dikasih apa tidak..? Karena rumah pacar saya sudah terlewat jauuh.. Kalau tidak, saya turun sekarang…”

Gubrakkk…

(Salam Cekikik – Salam UFO)

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s