“BERKORBAN ITU INDAH”

<Kamis, 24 Maret 2016 OOR 11:01>

Seekor jerapah berjalan tertatih-tatih menyusuri sebuah padang rumput. Walaupun musim hujan baru tiba, namun belum semua tumbuhan hijau menampakkan wujudnya.

Hewan yang memiliki leher panjang tersebut berusaha mencari makanan untuk keberlangsungan hidupnya. 

Dari kejauhan terlihat beberapa pohon berdiri kokoh. Sebuah pohon besar yang memiliki daun yang sangat lebat, menjadi tujuan jerapah menikmati santapan pertamanya setelah beberapa hari tidak menemukan makanan. Dia segera bergegas ke sana.

Jerapah : “Hai pohon besar… Bolehkah saya meminta sebagian daunmu untuk santapanku?”

Pohon besar : “Tidak boleh…!!! Jika saya memberikan sebagian daunku, lama-lama daunku nanti bisa habis. Lagipula, tubuhku akan kelihatan jelek….”

Jerapah kecewa dengan ucapan sinis pohon besar itu, namun dengan berbesar hati dia berkata : “Oh begitu yah? Terima kasih. Semoga engkau bahagia…”

Sebuah pohon yang tidak begitu besar melihat kejadian ini dan merasa sangat sedih. Tubuh kurus jerapah kelihatan bergetar menahan rasa lapar. Karena merasa kasihan, pohon kecil ini segera memanggil jerapah.

Pohon kecil : “Mari ke sini sobatku… Silakan engkau melahap sebagian daunku yang masih muda dan kecil. Semoga ini dapat mengurangi rasa laparmu…”

Jerapah : “Benarkah? Terima kasih banyak sobatku. Padahal saya baru pertama sekali berjumpa denganmu. Kamu sungguh baik sekali…”

Pohon kecil ini berpikir : “Jika aku memberikan sedikit dari daunku sebagai makanan jerapah yang lemah dan hampir mati, aku akan tetaplah sebuah pohon, dan daunku tidaklah habis semua, masih tetap ada dan kelihatan hijau. Saya tidak peduli kata orang jika tubuhku menjadi jelek dikarenakan sebagian dahanku tidak memiliki daun hijau”.

Perlahan-lahan, jerapah mulai menikmati daun-daun kecil dan sebagian masih muda. Setelah makan dengan kenyang, jerapah mengucapkan terima kasih kepada pohon kecil yang merelakan sebagian daunnya untuk disantapnya. 

Ucapan terima kasih dari jerapah yang tulus membuat pohon kecil terharu bahagia. Dengan sedikit pengorbanan dan hanya mengurangi sebagian harta miliknya, pohon kecil telah menyelamatkan hidup makhluk lain. Kepuasan yang tiada terkira, menyelimuti batinnya.

Beberapa waktu kemudian, datanglah sekelompok orang mencari kayu untuk membuat rumah. Mereka memotong pohon besar yang kikir tadi, hingga rata dengan tanah. Yang tersisa hanyalah akar pohon besar yang bakal mati kelak.

Pohon kecil berkata dalam hati : “Seandainya aku ikut ditebang, aku tidak akan bersedih. Setidaknya aku telah menyelamatkan hidup jerapah yang hampir mati karena kelaparan. Buat apa harus menjadi pelit dan kikir….”

Sobatku yang budiman…

Sebagian manusia merasa enggan memberikan sedikit harta yang dimilikinya kepada orang lain. Mereka tidak menyadari bahwa “tidak ada yang kekal” dalam hidup ini. Toh, akhirnya semua yang ada pasti akan binasa.

Pohon kecil yang berbudi luhur itu mewakili orang-orang yang masih memiliki “hati” untuk sesama yang sedang dilanda kesusahan. Pohon kecil ini tidak menutup mata atau membelakangi kejadian pilu yang sedang terjadi di hadapannya.

Ia rela melakukan sesuatu pengorbanan dengan mengabaikan kepentingan diri sendiri, merelakan sedikit sakit dan membiarkan tubuhnya menjadi jelek untuk kepentingan orang lain.

Demikianlah hidup kita…

Hidup ini hanya sementara dan kita pasti akan meninggal. Pilihan nya ada dua, meninggal dengan tidak bermanfaat apapun dan kepada siapapun atau sebaliknya meninggalkan dunia yang fana ini setelah mewujudkan amal kebaikan bagi sesama.

Mari kita jadikan perbuatan berkorban dan bersedekah itu sebagai sesuatu yang menyenangkan dan tentunya akan membawa kebahagiaan tersendiri bagi hidup kita dan sesama. 

Melihat orang lain tersenyum bahagia merupakan bentuk kepuasan yang tidak dapat dihargai dengan materi. 

Percayalah…

(Salam Harmoni – Salam UFO)

Advertisements
This entry was posted in KISAH INSPIRATIF. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s