“GURU PENGGANTI MERAZIA MURID”

<Kamis, 24 Desember 2015 COR 08:05>

Sehari sebelum berangkat pulang kampung, ternyata Abece masih saja menerima order pekerjaan. Lumayanlah buat menambah pundi-pundi kantung, sekaligus modal untuk membelikan oleh-oleh buat Miyabi, sang kekasih tercinta.

Pekerjaan yang akan dijalaninya adalah menjadi guru pengganti mata pelajaran Budi Pekerti di salah satu sekolah tidak terkemuka di kota Yogyakarta.

Singkat cerita….

Abece tiba di sekolah dengan kemeja rapi berwarna ungu muda dengan dasi kupu-kupu berwarna kuning tua serta sebuah celana ketat yang pernah dipakai sewaktu acara dugem dulu. 

Semua setelan seragam ini dipinjam oleh Abece dari Om Pipit.

Dengan tampilan penuh keyakinan dan percaya diri bahwa dirinya sudah keren, Abece melangkah masuk ke sebuah kelas di ujung sekolah.

Abece : “Good Morning, Everybody…. Selamat pagi, para siswa SMA XXX!”

Murid-murid serempak menjawab : “Good Morning, Sir. Selamat pagi, Pak…!”

Abece : ” Perkenalkan… Nama saya Abece. Bapak ditugaskan mengajar mata pelajaran Budi Pekerti. Tadi pagi Bapak mendapat arahan dari Kepala Sekolah untuk mengingatkan kalian agar mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah kita ini,,,! Apa kalian masih ingat peraturan yang berlaku di sekolah kita ini…?”

Murid-murid (Serempak): “Masiiih, Pak…!” 

Abece : “Kalian bilang, bahwa kalian sudah tahu dan sudah hafal benar peraturan yang berlaku di sekolah ini. Baiklah… Sebentar lagi Bapak akan menggeledah tas sekolah kalian. Silakan kalian keluar sebentar ke kantin sekolah. Setengah jam lagi baru kalian boleh balik ke dalam kelas. Are You Understand?”

Murid-murid : “Yes, sir….”

Setelah setengah jam memeriksa tas sekolah milik para murid SMA, Abece mempersilakan semua murid kembali ke dalam kelas.

Abece : “Baru saja Bapak menggeledah tas sekolah kalian dan menemukan sebilah pisau belati di sebuah tas milik salah satu dari kalian,,,!” 

Murid-murid mendadak menjadi resah dan gelisah, seketika suasana menjadi sunyi-senyap, hening, tanpa suara dan tanpa kata-kata… 

Abece : “Sebelum Bapak umumkan siapa pemilik pisau belati ini, Bapak ingin salah seorang diantara kalian mampu bersikap ksatria, dan jujur untuk mengakui sebagai pemilik senjata tajam ini…!” 

Suasana menjadi bertambah mencekam, suasana bertambah sunyi-senyap, hening, tanpa suara, tanpa kata….

Abece : “Jika tidak ada yang berani menjadi seorang ksatria dan mengakui secara jujur pisau belati ini miliknya, Bapak akan umumkan siapa pemilik pisau belati ini, karena di pisau belati terukir grafiran nama pemiliknya….! Bapak hitung sampai sepuluh: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10….!”

Sampai hitungan ke sepuluh ternyata tidak juga ada yang mengakui sebagai pemilik pisau belati itu…

Abece : “Baiklah, coba diantara kalian yang bernama STAINLESS STEEL berdiri…! Bapak ingin tahu bagaimana wajah rupa dan model anak yang tidak ksatria dan tidak jujur itu… Stand up please..!!!” 

Murid-murid (Serempak): “Huuuuuuuuuuu…!”

Salah seorang murid menyelutuk : “Bapak Guru yang terhormat… Silakan Bapak perdalam pengetahuan berbahasa Inggrisnya. Dari awal sok-sokan pakai bahasa Inggris, kirain Bapak jago, ternyata STAINLESS STEEL saja tidak tahu. Itu nama sejenis kadal Pak…!!!”

Seisi ruangan kelas kembali tertawa terbahak-bahak mendengar celotehan ini.

Gubrakkkk….

(Salam Cekikik – Salam UFO) 

 

Advertisements
This entry was posted in JOKE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s