“TABUNGAN KEHIDUPAN”

<Senin, 21 Desember 2015 COR 08:48>

Banyak yang mengatakan hidup adalah penderitaan…

Namun tidak sedikit yang mengatakan hidup itu adalah anugerah…

Jika sedang mengalami nasib buruk, kita sering menyesali kehidupan yang sedang dijalani…

Jika sedang mengalami keberuntungan, kita cenderung mengagung-agungkan suatu kehidupan…

Tidak semua orang memiliki “nasib baik” selamanya.
Tidak semua orang memiliki “nasib buruk” selamanya. 
Ada yang dari muda sampai tua nasibnya tidak pernah baik. 
Ada yang dari muda sampai tua nasibnya selalu baik, semuanya berjalan lancar.  

Sebagian orang mengatakan itu adalah “Takdir dari Tuhan”.

Ada juga orang yang mengatakan itu adalah “Buah dari perbuatan masa lalu”.

Apapun ceritanya, kita tidak boleh menyerah pada takdir atau nasib, namun kita harus berusaha menjalani hidup menjadi lebih sempurna…

Kita tidak pernah tahu kapan nasib baik maupun nasib buruk itu datang menghampiri kita.

Jika “kesialan” sedang menimpa kita, jangan menggerutu, menghujat, bahkan mencaci maki orang lain, apalagi mengarahkan kata-kata negatif tersebut kepada Tuhan…

Ibarat membuka “Tabungan Kehidupan”, anggap saja nasib buruk yang datang itu sebagai hutang yang harus dilunasi.

“Tabungan kehidupan” akan berkurang sedikit, tidak menjadi persoalan, namun kita harus tetap berusaha lebih baik lagi untuk mengisinya kembali.

Jangan biarkan “tabungan kehidupan” milik kita diam mengendap tanpa pernah memikirkan niat untuk mengisinya kembali.

“Tabungan Kehidupan” dapat berkurang secara signifikan oleh karena perilaku negatif yang kita lakukan. Istilah dalam agama adalah “berbuat dosa”.

Ingatlah….

Jangan memaksakan diri untuk meniru orang lain…

Semua orang memiliki garis kehidupan yang berbeda…

Tidak ada seorangpun yang ingin terlahir sebagai orang cacat, orang miskin atau orang jelek . Namun dibalik semua kekurangan di atas, setiap orang dikaruniai sebuah barang yang tiada bernilai yaitu “hati nurani”.

Hati nurani tidak pernah berbohong atau berkata tidak baik…

Ketika akan melakukan sesuatu perbuatan, tanyalah kepada nurani terdalam, apakah perbuatan itu akan menambah atau malah mengurangi “Tabungan Kehidupan” kita.

Jangan pernah putus asa…
Setiap masalah pasti ada jalan keluar…
Bersekutulah dengan nurani untuk menghadapinya…

Perbanyaklah berbuat kebaikan, walau hanya kecil ukurannya menurut orang lain.

Perbanyaklah memberi senyum kepada semua orang, dan berusahalah agar mereka tersenyum…

Niscaya “Tabungan Kehidupan” akan semakin bertambah, kelak akan diserahkan kepada Sang Maha Pencipta sebagai pertanggungjawaban atas sebuah kehidupan yang telah diberikan kepada kita…..setelah kehidupan kita berakhir.

(Salam Pencerahan – Salam UFO) 

 

Advertisements
This entry was posted in Bahagia, Renungan Harian. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s