“TUKANG OJEK DAN NENEK YANG BAIK HATI”

<Minggu, 13 Desember 2015 OOR 18:05>

Miyabi terkejut setengah mati melihat kerusakan mobil yang menimpa mobil ayahnya akibat nyungsep ke sungai.

Untunglah ayahnya Miyabi beserta anggota dewan lainnya berjumlah 88 orang sedang melaksanakan studi banding ke benua Antartika, mengamati pola hewan pinguin selama 2 bulan.

Rencananya, para anggota dewan yang terhormat periode ini, ingin mengukir namanya dalam tinta sejarah Indonesia jika berhasil membawa pulang sekumpulan pinguin dan membudidayakan hewan pinguin di Indonesia. Owalah….???

Miyabi berpikir keras bagaimana caranya agar mobil dinas ayahnya kembali kinclong seperti semula, tanpa bantuan Abece yang sedang cuti pekerjaan sebagai kelasi kapal.

Saking sayangnya kepada Abece, Miyabi tidak ingin membuat Abece menjadi seorang terhukum dan dihantui oleh rasa bersalah yang berlebihan.

Di lain pihak, Abece merasa sangat terpukul dengan musibah yang menimpanya. Saat lagi “kering”, Abece harus memutar otak mencari duit untuk memperbaiki mobil tersebut.

Kerugian materi harus ditebusnya dengan mencari pekerjaan yang langsung mendapatkan uang tunai.

Akhirnya Abece menjumpai sahabat akrabnya yang bernama Xwaizet, yang dikenal memiliki otak encer untuk urusan cari duit halal.
Setelah mendengar penuturan Abece, hati Xwaizet terenyuh plus kasihan. Dia memberikan solusi agar Abece menjadi tukang ojek.

Xwaizet rela berkorban demi sahabatnya Abece dengan meminjamkan motornya buat ngojek. Tidak lupa Xwaizet mengisi bensin sampai full untuk memperlancar pekerjaan baru Abece tersebut.

Singkat cerita…

Dengan semangat ’45, Abece mengarahkan motornya ke terminal ojek di depan pasar ikan untuk mencari penumpang.

Beberapa waktu kemudian, muncullah seorang nenek berambut putih menghampiri Abece.

Nenek : “Mas, ojek dong..”

Abece : “Iya nek.. Mau kemana ya?”

Nenek : “Mau pulang ke rumah. Mas antar saya saja, nanti saya tunjukin jalannya..”

Abece : “Baiklah nek…”

Kemudian mereka pun berangkat menuju ke rumah sang nenek.

Nenek : “Mas, belok kiri..”

Abece : “Baik nek..”

Nenek : “Kanan mas..”

Abece : “Oke..”

Nenek : “Lurus aja mas, terus belok ke kanan lagi. Setelah turun tanjakan gunung ada jalan ke kiri, nanti kita ketemu jembatan di atas sungai. Setelah melewati sungai itu barulah kita belok kanan ya..”

Abece mengikuti semua instruksi sang nenek dengan sempurna.

Setelah melewati semua jalan yang dimaksud sang nenek, ternyata masih belum ada tanda – tanda dari sang nenek untuk menyuruh berhenti.

Abece : “Rumah nenek yang mana?”

Nenek : “Masih lurus lagi, mas. Ketika jumpa pertigaan, mas belok ke kanan. Nah… di sebelah kanan setelah rel kereta api, ada gang kecil, mas masuk saja. Rumah nenek persis berada di samping kuburan”

Abece : “Oh… iya nek.. Ok… Ok…”

Akhirnya sampailah mereka ke rumah nenek yang memiliki lesung pipi indah tersebut…

Nenek : “Berapa ongkosnya, mas?”

Abece diam saja ketika ditanya..
Sang nenek kemudian memberikan uang sebanyak 10 ribu rupiah..

Namun tiba-tiba Abece terlihat sedih dan menangis..

Nenek : “Kenapa mas? Masih kurang uangnya yah? Kalo masih kurang, saya tambahin 10 ribu lagi ya..”

Namun Abece malah menangis lebih kencang lagi…

Nenek : “Masih kurang banyak yah? Jangan nangis gitu dong mas.. Ini 50 ribu buat mas dan langsung pulang aja. Soalnya hari sudah mulai gelap..”

Abece pun menangis meraung-raung dengan suara yang semakin kencang kayak anak kecil kehilangan boneka barbie.

Nenek : “Ada apa sih mas?”

Abece : “Hu…hu…hu… Sebenarnya saya baru pertama kali ngojek bu, saya lupa jalan pulang…”

Nenek : “Waduh… Jadi gimana nih?”

Abece : “Gak tahu nek… Saya juga bingung mau ngomong apa”.

Sang nenek merasa kasihan melihat kebingungan Abece…

Nenek : “Ya udah, kamu antar nenek kembali ke sempat semula di terminal ojek depan pasar ikan tadi”.

Akhirnya Abece mengantar kembali sang nenek ke tempat asalnya.

Sesampainya di sana, sang nenek memanggil ojek lain untuk mengantarnya pulang ke rumah kembali.

Tidak lupa disisipkan uang 100 ribu ke kantong celana Abece.

Abece bersyukur sambil mendoakan agar sang nenek selamat sampai ke kuburan…

Gubrakkkk…

(Salam cekikik – Salam UFO)

Advertisements
This entry was posted in Joke. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s