“DAFTAR KESALAHAN SUAMI”

“DAFTAR KESALAHAN SUAMI”

Berawal dari pertemuan yang tidak terduga di sebuah kedai penjual disc di pinggir jalan, mengantarkan seorang pemuda berkenalan dengan seorang gadis manis nan cantik dengan tinggi tubuh semampai. Tidak berselang lama, mereka pun menjalin hubungan percintaan.

Perjalanan pacaran begitu berliku-liku dan sempat tidak direstui orang tua sang gadis karena kisah masa lalu sang pria yang pernah membagi hidupnya dengan wanita lain. Namun kedua pasangan sejoli ini terus bertahan dan akhirnya mampu melalui semua rintangan ini. Sang pria dan kekasih hatinya sukses melangsungkan pernikahan dalam acara yang cukup mewah.

Semua sanak saudara dan rekan-rekan dari kedua belah pihak sangat antusias menyambut momen yang berbahagia ini. Sungguh merupakan acara wedding yang luar biasa mengesankan bagi mereka.

Mempelai wanita begitu anggun dalam balutan gaun pengantin putih nan indah menjulur ke belakang dengan diiringi oleh pengiring pengantin. Sang pria bagaikan seorang bangsawan dalam busana tuxedo putih dengan dasi kupu-kupu di dada, kelihatan sangat gagah dan berwibawa.

Setiap pasang mata yang hadir pasti akan setuju untuk mengatakan bahwa mereka adalah pasangan yang serasi dan ideal. Sorotan mata kedua pasang kekasih ketika didaulat untuk melakukan ritual “wedding kiss” menunjukkan kesan bahwa keduanya begitu saling mencintai satu sama lain.

Dua tahun kemudian setelah pernikahan, tiba-tiba sang istri berkata kepada suaminya yang sedang berbaring santai di atas tempat tidur, “Sayangku, aku baru membaca sebuah artikel di majalah online tentang ‘bagaimana mempererat tali pernikahan’ agar bisa langgeng hingga anak cucu dan cicit.”

Sang isteri melanjutkan perkataannya sambil merebahkan tubuh di atas dada sang suami, “Masing-masing dari kita akan mencatat hal-hal yang kurang disukai dari pasangan. Kemudian, kita akan membahas bagaimana upaya kita untuk mengubah hal-hal negatif tersebut menjadi sesuatu yang disenangi oleh pasangannya…..”

Sang suami sempat terkejut dengan pernyataan dari isterinya. Dalam benaknya dia merasa, mengapa pernikahan yang baru seumur jagung, harus melalui tahap “ujian” seperti kemauan sang isteri. Untuk menghormati dan menyenangkan hati isterinya, sang suami pun menyetujui usul ini.

Masing-masing dari mereka mulai memikirkan hal-hal yang tidak disukai dari pasangannya. Mereka berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik yang didapat selama dua tahun pernikahan.

Malam hari setelah bersantap malam di sebuah warung makan di pinggir jalan, mereka sepakat tidak tidur sekamar agar memudahkan masing-masing pihak untuk memikirkan dan mencatat semua hal negatif yang terlintas dalam benaknya.

Malam ini adalah malam yang “istimewa” karena untuk pertama kali mereka tidak tidur seranjang sejak mereka resmi menjadi pasangan suami isteri.

Keesokan harinya, ketika selesai menyantap sarapan pagi, mereka bersiap-siap untuk mendiskusikan “keluh kesah” masing-masing.

Suami : “Baiklah sayangku. Kamu yang mulai duluan…”

Isteri : “Okay sayang, aku akan mulai duluan…”

Lalu sang isteri mengeluarkan daftar keluhan yang lumayan banyak yang ditulis di atas kertas folio ukuran A4 sebanyak dua lembar timbal balik. Saat sang isteri mulai membacakan satu persatu hal yang tidak disukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir…..

Sang isteri merasa terkejut dan menghentikan aktivitas membaca sejenak. Dia berjalan ke arah sang suami sambil menyeka air mata yang turun membasahi wajah sang suami tercintanya.

Isteri : “Maafkan sayangku… Ada apa denganmu? Apakah saya telah menyinggung perasaanmu? Apakah aku harus berhenti?”

Suami : “Oh tidak… Aku tidak apa-apa kok… Lanjutkan saja hingga tuntas…”

Kemudian sang istri kembali melanjutkan membaca semua kalimat yang tertulis di atas kertas, lalu melipat kertasnya dengan senyum manis. Dia meletakkan kertas tersebut diatas meja dan memberikan sebuah ciuman mesra kepada sang suami.

Isteri : “Sayangku, sekarang saatnya engkau membacakan daftarmu. Saya ingin sekali mendengarnya…”

Dengan suara perlahan sang suami berkata “Aku tidak mencatat sesuatupun dikertasku…”

Isteri : “Loh kok begitu…?”

Suami : “Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin mengubah dirimu seperti yang kumau. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau adalah wanita tercantik dan terbaik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kekurangannya…. ”

Sang istri terkejut, tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dari sang suami. Kalbunya bergejolak atas ungkapan cinta serta isi hati sang suami. Sang isteri sangat malu dan merasa bersalah karena telah menuliskan puluhan kekurangan suaminya.

Dia segera mengambil kertas yang dilipatnya di atas meja, mengoyak dan membuangnya ke dalam keranjang sampah. Dia sangat bersyukur bahwa suaminya bersedia menerima dirinya apa adanya…

Ia menunduk dan menangis. Terdengar ucapan lirih : “I love you my sweetheart…”

Sobatku yang budiman…

Dalam hidup ini, kita sering mengalami kekecewaan akibat perilaku pasangan yang tidak sesuai dengan keinginan hati.

Banyak sekali pasangan suami isteri yang merasa kecewa, sakit hati dan bahkan depresi karena terus memendam perasaan negatif tersebut, hingga akhirnya mencari pelampiasan di luar rumah dengan berselingkuh. Ujung-ujungnya terjadi perceraian.

Sesungguhnya kita tidak perlu menghabiskan waktu untuk memikirkan hal-hal negatif tersebut. Lihat saja hal-hal positif yang melekat dalam diri pasangan. Tidak ada yg sempurna di muka bumi, termasuk pasangan yang sudah kita pilih menjadi pendamping hidup selamanya.

Orang yang tulus mencintaimu, tidak akan pernah meninggalkanmu, hanya karena adanya kekurangan dalam dirimu.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #kesalahansuami #repost Obrolanbeken.wordpress.com

Advertisements
Posted in KELUARGA DAN PASANGAN | Leave a comment

“MENYALAHKAN SESUATU”

<Jumat, 26 Januari 2018 OOR 20:38>

Berbuat silap itu adalah manusiawi. Bertindak gegabah itu adalah kenormalan. Melakukan kesalahan itu adalah kodrat manusia. Mengalami kegagalan itu adalah sebuah kewajaran.

Semua orang pasti pernah mengalami masalah di atas. Ada yang menyikapinya dengan biasa saja, berusaha melakukan introspeksi dan bertekad untuk memperbaiki apa yang tidak benar. Menjadikannya sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik ke depannya.

Namun ada yang menyikapinya dengan sikap ketakutan. Ingin menghindar dari tanggung jawab karena merasa dirinya tidak pantas dituding melakukan kesalahan. Ujungnya, berusaha mencari kambing hitam agar namanya tetap bersih. Cuci tangan sebersihnya agar dianggap tetap sempurna.

Padahal, jika ketahuan, maka malunya dua kali. Pertama, sudah melakukan kesalahan. Kedua, ketahuan berbohong.

Seberapa sering kita menjumpai orang demikian? Mungkin sebagian besar dari kita akan menganggukkan kepala menandakan sering menemukan orang demikian. Memang tabiat seorang pengecut dapat saja melekat pada siapa saja, tidak terkecuali kita sendiri. Semua bergantung keadaan.

Lantas apa yang harus dilakukan jika ada orang di sekeliling kita berbuat demikian? Merasa kesal? Mau menghujat atau membullynya? Menyalahkannya? Jika demikian apa bedanya kita dengan mereka?

Yang pantas dilakukan adalah menasehatinya dengan santun dengan tutur kata yang baik. Bagaimana jika dia membantah? Jangan mempermalukannya di depan umum dengan membuka kedok kesalahannya. Hal ini akan membuatnya membenci kita. Secara empat mata, beberkan kesalahannya disertai dengan bukti. Pasti dia akan mengakuinya. Lalu akan menaruh respect kepada kita karena tidak mempermalukannya di depan orang lain.

Sobatku yang budiman…

Tidak gampang untuk mengakui kesalahan. Khawatir akan mendapat hukuman yang berimbas pada kehidupan mendatang. Akhirnya berusaha berkelit dari tanggung jawab. Mencari aman sendiri.

Padahal, sampai kapan kita akan lari dari tanggung jawab. Kalau sekarang dapat menghindar, ke depannya pasti tidak dapat berkelit lagi. Sudahlah… Lebih baik akui saja telah berbuat salah. Lebih cepat lebih baik. Makin ditunda malah akan semakin rumit bagaikan benang kusut. Awalnya memang pahit, tapi setidaknya kita telah menggembleng hati untuk bersikap jujur, bersikap gentlemen.

Percayalah, Tuhan tidak akan pernah memberikan beban yang tidak mungkin dapat dipikul. Berhentilah untuk selalu menyalahkan sesuatu. Mari belajar untuk mengakui kesalahan, belajar memegang amanah dan memikul tanggung jawab.

Seorang KESATRIA bukan dilihat dari seberapa BANYAKNYA dia MELAKUKAN KEBENARAN, namun dilihat dari seberapa BERANINYA dia MENGAKUI KESALAHAN yang telah diperbuatnya.

BERANI JUJUR ITU HEBAT…!!!

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #Jan2018 Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Posted in RENUNGAN | Leave a comment

“INGIN MENIKAH LAGI”

<Rabu, 24Januari 2018 OOR 08:40>

Seorang temanku, sebut saja Ridwan, tiba-tiba menghubungiku untuk mendiskusikan sesuatu hal. Kelihatan penting sekali. Kami berjanji untuk bertemu di tempat nongkrong favoritku.

Ridwan : “Bro, saya ingin menikah lagi…”

Saya sedikit terkesiap, namun berusaha untuk tenang : “Serius lu bro…?”

Ridwan : “Iya… isteriku tidak seperti dulu lagi, wanita yang baik, ramah, sopan dan menghormati suami. Sekarang dia suka membantah dan bersuara keras kepadaku. Bahkan beberapa kali dia sering kedapatan cekikan saat berteleponan dengan seseorang. Apa mungkin dia berselingkuh…?”

Saya : “Jangan berpikiran demikian… kamu tidak boleh berprasangka buruk terhadap isterimu…”

Ridwan : “Kenapa dengan orang lain dia ramah, sedangkan dengan diriku dia berperilaku kasar…?”

Saya : “Membina pernikahan itu gampang, kalau masing-masing tahu menempatkan diri, mau mengalah dan menahan diri. Pernikahan itu sering gagal karena sifat egois dan mau menang sendiri….”

Ridwan : “Jadi kamu mau bilang saya ini egois karena hendak menceraikan isteriku dan ingin menikah lagi…?”

Saya : “Boleh dibilang begitu bro… Kamu menyerah dengan keadaan yang kurang baik. Tidak mau memperbaikinya. Membiarkannya berlarut-larut hingga akhirnya semakin sulit untuk diperbaiki. Perkawinan itu ibarat perahu. Saat ada sedikit bocor, segera tambal. Jangan biarkan kebocoran itu semakin besar. Akan ada air yang masuk ke dalam kapal. Merusak seisinya dan bahkan menenggelamkan kapal. ..”

Ridwan menenggak minuman yang berada di atas meja. Matanya menerawang jauh. Selintas, matanya kembali ke arahku.

Saya : “Air itu ibarat orang luar. Mereka akan masuk ke dalam perkawinan dan lama kelamaan dapat merusak apa yang sudah dibina. Memang tidak semua air itu akan merusak sebab kita dapat menggunakannya untuk membersihkan bagian kapal yang kotor. Namun jika debit airnya semakin besar, maka kapal tidak akan sanggup menampungnya. Tenggelam dech…”

Ridwan : “Jadi saya harus bagaimana…?”

Saya : “Sebelum kapalmu karam, segera tambal kebocoran yang ada… Satu demi satu ditutup. Tidak boleh mengomel atau berkira. Jangan pula melakukannya dengan emosi, namun utamakan dengan kasih sayang…”

Ridwan : “Bagaimana jika benar isteriku berselingkuh…?”

Saya : “Jangan berburuk sangka dulu… Orang yang sedang emosi biasanya akan melihat apapun yang dilakukan pasangannya dari sisi negatifnya saja. Mencari-cari kesalahan untuk diperdebatkan. Lalu berupaya untuk mengalahkannya. Padahal ini bukan pertandingan…”

Ridwan : “Tidak gampang bro… Saya sudah terlanjur terluka olehnya…”

Saya : “Jangan egois… Memangnya selama ini kamu tidak pernah membuatnya terluka? Tahukah kamu jika selama ini isterimu juga terluka oleh ulahmu? Mungkin dia lebih banyak menyimpannya erat-erat di dalam hatinya. Cobalah untuk mengalah. Jangan sedikit-sedikit ngomong pisah atau cerai saat kamu merasa disakiti… Jangan menyerah dengan keadaan yang sulit. Tidak ada orang yang dapat memperbaiki kecuali kalian berdua… Pulanglah dan peluklah isterimu… Pasti hatinya akan menjadi lembut…”

Ridwan mengangguk perlahan, lalu berbisik : “Bagaimana jika dia menolakku…?”

Saya balas berbisik : “Jika gagal, silakan ulangi lagi…”

Ridwan : “Sampai kapan…?”

Saya : “Tidak boleh ada kata lelah dalam berumah tangga…”

Ridwan : “Ngomong-ngomong, kamu rupanya ahli dalam urusan rumah tangga yah…”

Saya : “Gak lah bro… soalnya saya pernah juga mengalami kegagalan. Hmmm… Dua kali gagal dalam pacaran…”

Ridwan : “Owalah… saya kira gagal dalam pernikahan.. Emangnya gak pernah gagal…?”

Saya : “Mau tahuuu ajaaa…”

Kami berdua tertawa terbahak-bahak hingga mengagetkan seisi ruangan.

Saya mengakhiri obrolan dengan merangkul bahu Ridwan : “Bro, tau gak…. Kalau para wanita berpikiran seperti kamu, sedikit-sedikit ngomong cerai, maka dapat dibayangkan pasti akan muncul duren-duren di sekitar kita….”

Ridwan : “Duda keren…. hahaha…”

Sobatku yang budiman…

Hakekat dari sebuah pernikahan itu bukanlah melulu untuk menyatukan dua hati yang berbeda, melainkan sejatinya untuk menyelaraskan derap langkah masing-masing agar dapat saling memahami, saling menutupi kelemahan, saling menjaga perasaan dan yang terpenting untuk saling membahagiakan.

Jangan berharap dapat memaksa pasangan kita mengikuti semua apa yang kita inginkan karena kita juga tidak ingin dipaksa menuruti semua kemauannya.

Kunci utama keluarga harmonis adalah saling mau mengalah dan tidak egois serta mau bersabar dan selalu bersyukur.

Tidak ada yang mampu membuat pernikahan itu menjadi bahagia, selain pasangan suami isteri yang telah diikat oleh tali pernikahan yang dilandasi oleh cinta dan kasih sayang. Bukan orang lain.

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #menikah #jan2018 Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Posted in KELUARGA DAN PASANGAN | Leave a comment

“GURU PENGGANTI”

Sehari sebelum berangkat pulang kampung, ternyata Abece masih saja menerima order pekerjaan. Lumayanlah buat menambah pundi-pundi kantung, sekaligus modal untuk membelikan oleh-oleh buat sang kekasih tercinta.

Pekerjaan yang akan dijalaninya adalah menjadi guru pengganti mata pelajaran Budi Pekerti di salah satu sekolah tidak terkemuka di kota Yogyakarta.

Singkat cerita….

Abece tiba di sekolah dengan kemeja rapi berwarna ungu muda dengan dasi kupu-kupu berwarna kuning tua serta sebuah celana ketat yang pernah dipakai saat acara pesta dulu. Semua setelan seragam ini dipinjam dari Om Pipit.

Dengan tampilan penuh keyakinan dan percaya diri bahwa dirinya sudah keren, Abece melangkah masuk ke sebuah kelas di ujung sekolah.

Abece : “Good Morning, Everybody…. Selamat pagi, para siswa SMA XXX!”

Murid-murid serempak menjawab : “Good Morning, Sir. Selamat pagi, Pak…!”

Abece : ” Perkenalkan… Nama saya Abece. Bapak ditugaskan mengajar mata pelajaran Budi Pekerti. Tadi pagi Bapak mendapat arahan dari Kepala Sekolah untuk mengingatkan kalian agar mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah kita ini,,,! Apa kalian masih ingat peraturan yang berlaku di sekolah kita ini…?”

Murid-murid (Serempak): “Masiiih, Pak…!”

Abece : “Kalian bilang, bahwa kalian sudah tahu dan sudah hafal benar peraturan yang berlaku di sekolah ini. Baiklah… Sebentar lagi Bapak akan menggeledah tas sekolah kalian. Silakan kalian keluar sebentar ke kantin sekolah. Setengah jam lagi baru kalian boleh balik ke dalam kelas. Are You Understand?”

Murid-murid : “Yes, sir….”

Setelah setengah jam memeriksa tas sekolah milik para murid SMA, Abece mempersilakan semua murid kembali ke dalam kelas.

Abece : “Baru saja Bapak menggeledah tas sekolah kalian dan menemukan sebilah pisau belati di sebuah tas milik salah satu dari kalian,,,!”

Murid-murid mendadak menjadi resah dan gelisah, seketika suasana menjadi sunyi-senyap, hening, tanpa suara dan tanpa kata-kata…

Abece : “Sebelum Bapak umumkan siapa pemilik pisau belati ini, Bapak ingin salah seorang diantara kalian mampu bersikap ksatria, dan jujur untuk mengakui sebagai pemilik senjata tajam ini…!”

Suasana menjadi bertambah mencekam, suasana bertambah sunyi-senyap, hening, tanpa suara, tanpa kata….

Abece : “Jika tidak ada yang berani menjadi seorang ksatria dan mengakui secara jujur pisau belati ini miliknya, Bapak akan umumkan siapa pemilik pisau belati ini, karena di pisau belati terukir grafiran nama pemiliknya….! Bapak hitung sampai sepuluh: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10….!”

Sampai hitungan ke sepuluh ternyata tidak juga ada yang mengakui sebagai pemilik pisau belati itu…

Abece : “Baiklah, coba diantara kalian yang bernama STAINLESS STEEL berdiri…! Bapak ingin tahu bagaimana wajah rupa dan model anak yang tidak ksatria dan tidak jujur itu… Stand up please..!!!”

Murid-murid (Serempak): “Huuuuuuuuuuuuuuu…!”

Salah seorang murid menyelutuk : “Bapak Guru yang terhormat… Silakan Bapak perdalam pengetahuan berbahasa Inggrisnya. Dari awal sok-sokan pakai bahasa Inggris, kirain Bapak jago, ternyata STAINLESS STEEL saja tidak tahu. Itu nama sejenis kadal Pak…!!!”

Seisi ruangan kelas kembali tertawa terbahak-bahak mendengar celotehan ini.

Gubrakkkk….

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu #abece Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Posted in JOKE | Leave a comment

“MELEWATI MASA-MASA SULIT”

Apapun yang ada di dunia ini tidak ada yang kekal. Tidak ada satupun yang mampu bertahan lama. Mereka akan bergulir bagaikan roda yang terus berputar, kadang di atas dan tidak berapa lama kemudian akan turun ke bawah.

Demikian juga dengan kebahagiaan atau penderitaan, kegembiraan atau kesedihan, keberuntungan atau kemalangan. Mereka akan silih berganti menghampiri kita, tanpa disangka-sangka dan tiada terduga waktunya. Tidak peduli dengan kondisi kita dan tidak mau tahu apa yang sedang kita hadapi.

Kebahagiaan itu tidak mungkin dapat kita rasakan selamanya. Tidak mungkin kita akan selamanya berkubang dalam penderitaan. Masa-masa sulit dan melelahkan tidak akan bertahan lama, apalagi jika kita adalah manusia tangguh, sabar dan tegar, yang tetap memiliki keyakinan bahwa Tuhan akan memberikan jalan terbaik bagi umatnya.

Segala masalah dan rintangan dalam hidup ini adalah musuh bagi seorang pengecut, sebaliknya adalah guru terbaik bagi seorang petarung. Bagaikan batu mulia yang belum diasah, itulah masalah dalam hidup ini.

Sesungguhnya setiap masalah yang muncul dalam kehidupan kita secara tidak langsung dapat membentuk kita menjadi manusia yang kuat. Masalah itu akan mampu mengikis kebiasaan buruk, menajamkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, membentuk karakter yang berkualitas dan menghaluskan sifat yang keras.

Perih dan sakit itu pasti muncul. Namun bersyukurlah, kita adalah orang-orang yang beruntung karena mendapat kesempatan untuk dibentuk menjadi semakin indah dan mulia, seindah batu berlian.

Sobatku yang budiman…

Marilah kita sama-sama belajar menjadi orang-orang yang tangguh. Tetap menari meski berada di tengah-tengah badai. Tetap berjuang meski jalan keluar belum kunjung ditemukan. Tetap mengharapkan mentari meski yang terlihat awan tebal.

Sebab badai pasti berlalu setelah memporak-porandakan apapun, jalan keluar pasti ditemukan setelah kita mencarinya, mentaripun akan bersinar setelah awan tebal berlalu.

Kita akan menjadi tangguh hanya jika kita berpegang teguh pada kejujuran dan kebenaran sebab dengan itu kita pasti mampu melangkah dengan penuh keyakinan.

Mari berusaha pantang menyerah untuk melewati masa-masa sulit dan tampillah sebagai pemenang. Percayalah, kita pasti bisa…!!

#firmanbossini #REPOST #inspirasi #motivasi #renungan #masasulit #rintangan Obrolanbeken.wordpress.com

Posted in RENUNGAN | Leave a comment

“WANITA ADALAH GITAR”

<Senin, 08 Januari 2018 OOR 09:15>

Gitar merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, biasanya menggunakan jari maupun plektrum atau pick (alat petik). Bentuknya unik dengan lekuk badan membulat dan bagian leher padat sebagai tempat senar berjumlah enam.

Alat musik ini sangat merakyat. Dengan sebuah gitar, maka orang-orang akan mengiringi sembari menyanyikan lagu beramai-ramai dengan suara keras. Suara yang muncul saat dimainkan akan terdengar merdu dan memiliki keunikan dibandingkan alat musik lainnya.

Karena bentuknya yang menarik, maka banyak orang mengaitkan bentuk tubuh wanita seksi dengan alat musik ini, gitar spanyol. Sesungguhnya wanita itu dapat diibaratkan sebagai gitar.

Jika dimainkan oleh orang yang mahir maka lantunan suara musiknya akan mampu memukau para pendengar. Indah dan mengasyikkan. Bahkan mampu membangkitkan selera orang untuk ikut bernyanyi.

Namun, jika dimainkan oleh orang yang tidak mahir memainkan gitar, maka suara yang terdengar sangat jelek, tidak merdu dan tidak mengenakkan telinga. Bahkan mampu “mengusir” keberadaan orang-orang sekelilingnya karena lantunan suaranya amat tidak mengasyikkan.

Sobatku yang budiman…

Seorang isteri akan terlihat keanggunannya saat sang suami benar-benar menyayangi, mencintai, memberikan perhatian penuh serta memanjakan sang isteri dengan setulus hati.

Aura yang muncul mampu memikat perhatian banyak orang. Bertahan lama sepanjang sang suami terus menyiraminya dengan cinta dan kasih sayang. Tidak perlu berpenampilan mewah dan menor. Bahkan wanita sederhana pun dapat memancarkan keanggunannya, jika hatinya selalu diliputi aura positif dan rona kebahagiaan.

Jika demikian adanya, maka dipastikan sang suami adalah pemain gitar handal dan mahir memetik senar gitar dengan lantunan melodi yang merdu.

Bersediakah kita melatih diri menjadi pemain gitar yang handal? It’s depend on you…

#firmanbossini #inspirasi #motivasi #renungan #wanita #gitar #jan2018 Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Posted in KELUARGA DAN PASANGAN | Leave a comment

KETINGGALAN”

<Minggu, 07 Januari 2018 OOR 14:24>

Abece baru saja selesai menikmati liburan panjang di luar negeri. Saking lamanya berlibur tanpa kabar, sehingga temannya, Xwaizet dan Kupruk merasa Abece tidak akan kembali ke Indonesia lagi. Mungkin menjadi pekerja tidak resmi ataupun menjadi simpanan om senang di sana.

Namun, ternyata Abece kembali dengan selamat. Kedua temannya bersyukur dan amat senang, karena Abece yang memiliki “otak setengah ons” tetap bisa berkumpul dan bermain bersama mereka.

Xwaizet : “Bagaimana liburan kali bro? Enak gak? Kok lama sekali baru balik..? Ceritain pengalaman kamu di sana donk…”

Abece : “Tentunya enak loh… Sembilan hari yang tidak terlupakan. Singapura, Johor, Laut Lepas di Selat Malaka dan balik kembali ke Singapura. Gak usah mikirin kerjaan dan sebagainya. Cuma makan, jalan-jalan dan tidur… Nikmatnya serasa menjadi cucunya Ratu Elizabeth…”

Kupruk : “Lebay dech…”

Abece : “Beneran bro… yang paling mengasyikkan naik Royal Caribbian Cruise. Makan, bermain dan tidur sepuasnya tidak usah bayar sepeserpun selama di atas kapal…”

Kupruk : “Wah… enak banget… Kok bisa? Lain kali ajakin saya bro… Kalo yang gratisan, saya mah paling suka…”

Xwaizet : “Emangnya beneran gratis…?”

Abece terkekeh : “Di dalam kapal gratis, tapi waktu mau daftar harus bayar… hehehe…”

Kupruk : “Huhuhu… Ini namanya bukan gratis….”

Xwaizet : “Wah… diam-diam kamu punya banyak duit yah… naik kapal pesiar itu kan gak murah…”

Abece : “Pacar saya yang mensponsori…”

Kupruk : “Ooo, pantesan… Ngomong-ngomong… oleh-olehnya mana…?”

Abece : “Di kapal harus pake USD dan saya lupa bawa USD, jadinya gak bisa beli souvenir…”

Xwaizet : “Lah… kan bisa beli waktu tiba di Singapura…?”

Abece : “Masalahnya, uang saya ketinggalan bro…”

Xwaizet : “Kok bisa…?”

Abece memasang muka merengut : “Uang saya tertinggal di tempat-tempat makan dan rekreasi di sana… hiks…hiks…hiks…”

Kupruk : “Dasar kodok kunyuk hidung pesek… Itu bukan ketinggalan, tapi udah dijajanin… Parah lu…!”

Gubrakkk…

#firmanbossini #joke #gokil #ceritalucu #abece Obrolanbeken.wordpress.com m.facebook.com/firman.bekenmedia

Posted in JOKE | Leave a comment